Elpiji Masih Susah, Warga Bandung Antre Sejak Subuh
Selasa, 27 Mar 2007 10:10 WIB
Bandung -
Kelangkaan gas elpiji masih terjadi di Bandung. Demi mendapatkan elpiji, masyarakat pun langsung membelinya di distributor dan mengantrenya sejak subuh.Distributor PT Limas Raga Inti (LRI) yang merupakan terbesar di Bandung, baru melayani antrean sekitar pukul 06.00 WIB. Namun warga dan juga pengecer rela mengantri sejak subuh. Antrean pembeli gas di LRI yang terletak di Jalan Emong pun mengular hingga sekitar 500 meter. Dalam pantauan detikFinance, Selasa (27/3/2007) pukul 09.00 WIB, antrean sudah meluber hingga ke jalan Burangrang, dan menyebabkan kemacetan lalu lintas.Warga yang membeli langsung ke distributor ini harus repot membawa serta tabung gas elpijinya. Dan untuk menghindari tabung tertukar, LRI sudah menyiapkan kapur untuk menamai tabung masing-masing konsumen. Firman, warga Kiara Condong, Bandung, mengaku sudah tiga hari ini dirinya berusaha menelpon pengecer untuk mendapatkan gas elpiji. Namun semua pengecer mengaku kosong pasokan, dan menyarankan Firman untuk membeli langsung ke distributor.Untuk menghindari adanya pembeli yang menyelinap, LRI memberlakukan sistem buka tutup. Gerbang akan ditutup setelah ada 20 konsumen yang masuk. Setelah selesai, gerbang akan dibuka lagi, dan seterusnya. Menurut kasi penjualan LRI, Yono Syarif, gas yang terjual pada Senin, 26 Maret kemarin mencapai 2.000 tabung ukuran 12 kg. Pada hari ini, kemungkinan jumlah yang terjual sama.
(qom/ir)










































