Legenda Semburan Lumpur Gresik
Selasa, 27 Mar 2007 06:38 WIB
Surabaya - Fenomena semburan lumpur di area persawahan Dusun Pengason, Desa Sumberwaru, Kecamatan Wringinanom, Gresik memiliki tanda tanya besar dan misteri bagi warga yang tinggal di sekitar semburan lumpur tersebut. Bahkan misteri itu telah menjadi legenda.Semburan lumpur yang keluar dari tengah areal persawahan milik desa tersebut sebenarnya sudah tidak asing bagi warga asli desa tersebut."Air lumpur yang keluar itu sudah lama ada sejak kita masih kecil," kata salah seorang warga, Sukari, saat di temui detikcom, Selasa (27/03/2007).Menurutnya, lokasi semburan air lumpur tersebut hingga saat ini masih meninggalkan banyak misteri yang terpendam. Salah satu cerita misteri adalah mengenai kisah umbul pengantin dan umbul sapi.Umbul pengantin menurut Sukari, adalah kisah sepasang pengantin baru yang saat itu ingin melihat adanya semburan lumpur di lokasi tersebut. Entah mengapa, kemudian pengantin wanita terperosok kedalam lokasi lumpur.Melihat istrinya terperosok sang pengantin pria mencoba berusaha menolongnya, namun ajal menentukan lain. Sang pengantin pria pun ikut terperosok ke dalam semburan lumpur. Pasangan penganti itu pun meninggal tenggelam di dalam lumpur.Selain umbul pengantin, cerita yang masih meninggalkan tanya besar bagi Sukari dan warga lainnya adalah kisah umbul sapi. Cerita umbul sapi ini menurutnya tidak berbeda jauh dengan cerita umbul pengantin.Umbul sapi adalah adanya sekitar 100 ekor sapi yang hidup di sekitar semburan air lumpur. Namun lama kelamaan sapi-sapi tersebut hilang satu persatu tanpa diketahui kemana hilangnya.Ketika sapi tersebut tinggal satu ekor, baru diketahui kalau sapi-sapi tersebut hilang akibat tenggelam ke dalam lumpur yang lokasinya sekitar 50 Meter dari lokasi tenggelamnya sepasang pengantin baru."Semua cerita ini hanya menjadi legenda bagi masyarakat sekitar sini. Karena cerita ini merupakan cerita turun-temurun dari orang tua," ungkap Sukari.Meski semburan lumpur di Desa Sumberwaru, Gresik ini belum setenar lumpur yang menyembur di Porong, Sidoarjo, namun ratusan masyarakat yang tinggal di sekitar desa tersebut dibuat penasaran ingin melihat fenomena tersebut langsung dari dekat.Saat detikcom mendatangi langsung lokasi semburan yang jaraknya sekitar 30 Kilometer dari Surabaya, semburan lumpur yang keluar dari area persawahan tersebut ramai dikunjungi masyarakat.Untuk menuju ke kolam lumpur, detikcom harus berjalan kaki dari jalan desa menyusuri pematang sawah sejauh 200 Meter. Begitu tiba di lokasi semburan lumpur, terlihat puluhan masyarakat sudah memadati sekeliling luapan lumpur, seluas 20 Meter Persegi.Di areal semburan lumpur tersebut, saat ini ada sekitar 3 titik semburan yang masih terus mengeluarkan air bercampur lumpur. Sedangkan sisanya sekitar 8 titik hanya mengeluarkan gelembung udara dan tidak terlalu besar.Selain mengeluarkan air bercampur lumpur, tidak jauh dari semburan air lumpur tersebut, terdapat satu titik kecil yang mengeluarkan gas. Apabila disulut dengan api, dapat mengeluarkan api yang menyala-nyala.Untuk membatasi para masyarakat agar tidak mendekati areal semburan lumpur yang meluber, warga sekitar memberikan batas pagar dengan menggunakan tali plastik.
(bdh/aba)











































