Ginjal dan Lever Terganggu, Pasien Flu Burung Makin Kritis
Senin, 26 Mar 2007 14:38 WIB
Surabaya - Wetono Hadi (39) benar-benar apes. Setelah jadi suspect flu burung, kini fungsi ginjal dan liver pria asal Mojokerto yang diisolasi di RSU dr Soetomo ini mengalami gangguan yang cukup parah. Selama 2 hari dirawat di RSU dr Soetomo, kondisi kesehatan bapak dua anak tersebut kian menurun. Wakil Direktur Pelayanan Medik RSU dr Soetomo, dr Teguh Sylvaranto mengatakan, gangguan organ yang dialami korban diduga bersamaan dengan penyakit yang diduga flu burung. "Setelah kita menanyakan ke keluarganya, korban tidak memiliki penyakit atau riwayat gangguan fungsi ginjal dan liver. Kemungkinan kelainan ini sudah menyerang pada saat dugaan terkena flu burung," katanya saat menggelar jumpa pers di ruang anastesi lama RSU dr Soetomo, Surabaya, Senin (26/3/2007). Teguh menambahkan, pasca mendapat perawatan di RSU dr Soetomo, kesehatan korban mengalami banyak kemunduran. Hasil foto dan rontgen kian memburuk. "Kedua paru-parunya baik kanan dan kiri penuh dengan flek hitam," katanya. Sedangkan lekosit atau sel darah putihnya hanya 3900 ribu, padahal normalnya 6 ribu. Pria yang sehari-hari bekerja menjadi buruh pabrik kayu 'Metal' di Jetis Mojokerto pun, hanya memiliki tekanan oksigen 73 hingga 88 derajat. Dijelaskan oleh Teguh, dari 11 pasien suspect dan positif flu burung yang pernah mendapat perawatan di RSU dr Soetomo, kondisi Wetono Hadi yang paling parah dan sangat kompleks. Sementara isterinya, Fatonah (37) mengaku selama ini suaminya sehat dan tidak pernah mengeluh sakit apa pun.
(gik/nrl)











































