Penggeledahan Widjanarko Libatkan 55 Penyidik KPK dan Kejagung

Penggeledahan Widjanarko Libatkan 55 Penyidik KPK dan Kejagung

- detikNews
Senin, 26 Mar 2007 11:59 WIB
Jakarta - Kerja sama Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menangani dugaan korupsi mantan Dirut Perum Bulog Widnajarko Puspoyo luar biasa. Sedikitnya 55 penyidik dikerahkan untuk menggeledah rumah, kantor, dan aset lain Widjanarko. "Dalam penggeledahan kasus Bulog, kerja sama melibatkan 10 penyidik Kejagung dan 45 penyidik KPK," kata salah seorang sumber detikcom, Senin (26/3/2007). Meski informasi ini valid, namun hingga sekarang belum ada pejabat Kejagung atau KPK yang menjelaskannya secara resmi. Pelibatan 55 penyidik KPK dalam menangani kasus impor sapi fiktif dan kasus-kasus korupsi lainnya di Bulog merupakan kerja sama yang paling besar selama ini. Diharapka kerja sama sinergis antara Kejagung dan KPK diharapkan mendorong peningkatan mutu dan efektivitas penyidik dan meningkatkan kepercayaan rakyat terhadap pemberantasan korupsi. Penggeledahan terkait kasus korupsi Widjanarko ini dilakukan di sejumlah tempat. Antara lain, kantor Bulog, kantor pribadi Widjanarko di Mega Kuningan, rumah pribadi Widjanarko di Jl. Dharmawangsa, dan sebuah kafe milik Widjanarko di kawasan Jakarta Selatan. Widjanarko telah ditahan di LP Cipinang. Dia telah dinyatakan sebagai tersangka dalam kasus impor sampi fiktif oleh Kejagung pekan lalu. Kejagung saat ini akan membidik Widjanarko dengan kasus-kasus lain. (asy/nrl)


Berita Terkait