Pasien Suspect Flu Burung di RSUD dr Soetomo Kritis
Minggu, 25 Mar 2007 20:20 WIB
Surabaya - Kondisi pasien suspect flu burung Wotono Hadi (39) asal Desa Jetis Mojokerto yang dirawat di RSUD dr Soetomo Surabaya semakin kritis.Kondisi Wotono yang drop ini diawasi ketat oleh tim dokter dan perawat yang merawatnya di Ruang Anestesi dan Reanimasi ruang perawatan khusus bagi pasien flu burung."Kondisi pasien sangat kritis," kata Ketua Forum Pers RSUD dr Soetomo Surabaya, dr Urip Murtedjo saat berbincang dengan detikcom, Minggu (25/3/2007).Saat ini kata Urip, virus H5N1 tersebut sudah masuk kedalam paru-paru dan menyentuh ginjal pasien. "Ini kondisi yang berbahaya bagi si pasien," kata dokter ahli bedah tersebut.Kondisi semacam ini, lanjut dia sebenarnya tidak akan terjadi jika pasien cepat ditangani. Karena saat dibawa kondisi Wotono lumayan parah. Saat dirujuk ke RSUD dr Soetomo, Wotono sudah menderita panas tinggi sejak Senin 19 Maret lalu.Walau hasil laboratoriumnya belum keluar, menurut Urip, Watono Hadi kemungkinan besar positif flu burung. "Melihat gejalanya ini bukan lagi suspect tapi memang positif flu burung. Tapi kita tidak bisa menyimpulkannya begitu karena hasil lab belum keluar," tandasnya.Urip mengatakan, tiga hari mendatang pihak RSUD dr Soetomo bisa mendapatkan hasilnya. Sementara itu, Fatonah istri Watono hanya bisa menangis setelah mendengar keterangan tim dokter mengenai kondisi suaminya. Padahal saat suaminya dibawa ke RSUD dr Soetomo, Sabtu siang kemarin, Ibu dua anak ini terlihat tegar. Fatonah yang syok, sibuk ditenangkan oleh anggota keluarganya yang lain.Sebelumnya, Watono Hadi masuk ke RSUD dr Soetomo pada Sabtu (24/3/2007) pukul 12.00 WIB. Ia dirujuk dari rumah sakit umum di Mojokerto. Watono menderita demam tinggi sejak senin lalu oleh pihaknya keluarganya ia dibawa ke rumah sakit setempat namun tak kunjung membaik.
(wln/bal)











































