Keluarga Diaz: TNI Harus Terbuka Soal Hilangnya Heli pada 1994
Minggu, 25 Mar 2007 18:26 WIB
Bandung - Menempuh upaya hukum belum dipikirkan keluarga almarhum Diaz Barlean. Namun mereka berharap TNI AD mengakui kesalahannya karena telah menutupi kasus hilangnya Diaz dan kawan-kawan pada 1994 lalu. Keluarga menuntut TNI AD mau terbuka mengenai peristiwa tragis itu. Saat ditemui detikcom di toko bukunya Jalan PHH Mustofa, Bandung, Minggu (25/3/2007), adik kandung Diaz Barlean, Daniel Chandra Mahendra menyatakan, pihak keluarga belum mengambil sikap mengenai penemuan bangkai heli di Deli Serdang pada Kamis 22 Maret lalu, yang kemungkinan besar sama dengan heli yang ditemukan pada 1996 bersama jenazah Diaz yang telah menjadi kerangka. "Saat melihat tipe heli di TV yang sama dengan tipe heli yang ditumpangi Diaz yaitu HA 7060, saya yakin kalau heli yang ditemukan saat ini sama dengan yang ditemukan 1996. Saya prediksi evakuasi saat itu tidak bersih sehingga masih meninggalkan sisa berupa tulang belulang dan identitas Diaz," ujarnya.Mengenai hal ini, kata Daniel, pihak keluarga tidak akan mempersoalkannya. Sebab, penemuan tulang belulang saat ini masih belum bisa dipastikan milik siapa. Pihak keluarga menganggap temuan kerangka yang tidak utuh pada 1996 sudah cukup. "Mau gimana lagi? Kita pasrah saja kalau tulang kerangka pada 1996 lalu merupakan jenazah kakak saya. Kalaupun kami akan menuntut, tuntutannya apa," katanya. Namun demikian, imbuh Daniel, pihaknya tidak menutup kemungkinan melakukan upaya hukum oleh pihak keluarga. Namun, sebelumnya hal itu harus melalui pembicaraan dengan keluarga lain. "Kami tidak bisa jalan sendiri, semua keluarga korban harus satu persepsi. Saya dengar, keluarga dari almarhum Burhan Piliang akan menuntut TNI AD, tapi saya belum tahu dan belum dihubungi," tuturnya. Terlepas dari upaya hukum yang kemungkinan nanti akan ditempuh, Daniel menegaskan pihaknya menuntut adanya transparansi persoalan ini dari pihak TNI. "Kami minta mereka mengakui bahwa mereka pernah menutup-nutupi persoalan ini. Mereka tidak mengaku kalau Diaz dan yang lainnya menggunakan pesawat TNI. Bagi kami itu sudah cukup," tegasnya.
(ern/bal)











































