Gempa Jepang Lukai 160 Orang, Warga Tidak Panik
Minggu, 25 Mar 2007 17:24 WIB
Jakarta - Korban luka gempa yang menghantam kawasan Ishikawa-Ken, Jepang, terus bertambah. Meski shock, warga di daerah terkena gempa tidak panik.Hingga pukul 17.15 WIB, Minggu (25/3/2007), AFP melansir jumlah korban luka bertambah dari 40 orang menjadi 160 orang. 10 di antaranya mendapatkan luka cukup parah. Saat ini mereka sedang menjalani perawatan di rumah sakit setempat. Jumlah korban tewas tercatat belum bertambah.Menurut seorang petugas kota Nanao, Mashiro Onishi, getaran akibat gempa 6,9 magnitude (sebelumnya diberitakan 7,1 magnitude) dirasakan cukup kencang. Akibatnya juga cukup parah. Beberapa jalan menuju daerah gempa dilaporkan tertutup oleh longsoran akibat goncangan hebat. Bahkan pasokan listrik untuk ratusan rumah tangga pun terhenti di kota ini.Setelah gempa selama 50 detik itu berhenti, warga yang bertempat tinggal di kawasan Ishikawa-Ken berusaha menyelamatkan diri dengan mencari tempat yang lebih tinggi seperti ke atap rumah, atau tempat penampungai. Berjaga-jaga jika tsunami akan menyerang."Banyak orang mengungsi ke penampungan. Tapi saya tak melihat kepanikan di daerah saya," kisah Masahiro. "Kami memang masih shock, tapi orang-orang bersikap seperti biasa."
(lih/ana)











































