Iran Angkut 15 Pelaut Inggris ke Teheran
Sabtu, 24 Mar 2007 22:55 WIB
Teheran - Iran menggelandang 15 pelaut dari AL Inggris ke Teheran. Mereka akan diperiksa dan ditanyai terkait aktivitas yang dilakukan hingga masuk ke perairan Iran."Setelah diperiksa mereka mengaku telah melanggar batas teritori wilayah laut Iran," kata juru bicara angkatan bersenjata Iran Jenderal Alireza Afshar kepada The Fars Agency, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (24/3/2007).Sementara itu menurut seorang petugas angkatan bersenjata lainnya yang enggan disebutkan namanya menyebutkan berdasarkan bukti para pelaut itu dengan sengaja memasuki wilyah perairan Iran."Alat navigasi yang mereka miliki bekerja dengan baik. Mereka tentara Inggris tahu benar kalau mereka telah memasuki wilayah Iran," imbuh petugas itu. Sedang pembelaan datang dari pemerintah Inggris yang berargumen bahwa 8 pelaut dan 7 marinir tersebut tengah melakukan tugas rutin di wilayah perairan Irak. Inggris pun menuntut agar para pelaut dan marinir itu dibebaskan.Teheran mengatakan ke-15 orang itu berada di perairan Iran "secara ilegal". Mereka akan diminta untuk memberi penjelasan, kata Fars.Para pelaut itu masuk ke perairan Iran menggunakan kapal HMS Cornwall, yang merupakan bagian dari armada tentara koalisi di Irak yang menjaga perairan Irak di bagian utara Teluk dari para penyelundup.Komandan kapal Komodor Nick Lambert, mengatakan mereka memeriksa sebuah kapal Irak, di perairan Irak, dan menyatakan kapal itu boleh melanjutkan perjalanannya. Ketika mereka kembali ke dua perahu yang mereka kendarai, mereka "ditangkap dengan cepat".Kini para diplomat melakukan pembicaraan di Teheran dan London sejak insiden terjadi. Ibrahim Rahimpour, direktur jenderal Iran bagi masalah Eropa Barat, mengatakan dia telah menemui pejabat Inggris di Teheran.Dia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa dia sudah menyampaikan "protes keras dari Iran terhadap tindakan gelap para pelaut Inggris masuk ke wilayah perairan Iran".Menteri Luar Negeri Inggris Margaret Beckett - yang sudah melakukan pertemuan "singkat dan santun" dengan dutabesar Iran di London pada hari Jumat - untuk menuntut pembebasan secepatnya para personil Inggris itu dalam keadaan selamat.
(ndr/)











































