Keluarga Maulana Stres, Densus 88 Ambil Sejumlah Barang
Sabtu, 24 Mar 2007 19:06 WIB
Surabaya - Setelah hampir 2 jam menggeledah rumah mertua Maulana Yusuf Wibisono alias Kholis di kawasan Wisma Putri Malu No 21 A Tambak Asri Surabaya, Densus 88 terlihat menyita sejumlah barang.Pengamatan detikcom, Sabtu (24/3/2007), 3 anggota Densus 88 yang mengenakan pakaian preman meninggalkan rumah mertua Maulana, Mustaqiem Syeikh, dengan membawa kantong plastik berwarna hitam. Selain itu, mereka juga terlihat membawa map berwarna merah muda.Namun ketika mencoba meminta informasi mengenai barang yang didapat dari rumah itu, 3 anggota Densus 88 menolak menjelaskan hasil temuannya tersebut. "Nggak ada apa - apa. Nihil," kata salah satu anggota Densus 88 singkat.Selama penggeledahan, mereka juga terlihat berbicara serius dengan Mustaqim dan 3 wanita yang semuanya mengenakan jilbab. Salah satunya Rohayah, istri Maulana. Dan semua keterangan yang diberikan si wanita itu, langsung dicatat dengan menggunakan spidol warna hitam pada secarik kertas. Saat penggeledahan berlangsung pun, para wartawan yang mengikuti penggeledahan terpaksa harus angkat kaki keluar rumah. Ini terjadi setelah seorang anggota keluarga Mustaqim dengan nada tinggi mengusir para wartawan. "Keluar..keluar. Kita sekarang lagi stres," bentak seorang pria.Akhirnya para wartawan pun harus puas melihat proses penggeledahan dari luar rumah. Sayangnya keterangan dari pihak kepolisian pun belum jelas, terkait barang apa yang disita dari rumah ini.
(gik/ndr)











































