Keluarga Tersangka Teroris Ahmad Munajib Usir Wartawan
Sabtu, 24 Mar 2007 11:06 WIB
Semarang - Keluarga tersangka teroris Ahmad Munajib alias Aman Suryanto alias Agus Suryanto alias Suparman menutup diri setelah jenazah dibawa ke rumah duka dan dimakamkan di TPU Bangetayu Wetan, Genuk, Semarang, Sabtu (24/3/2007) dini hari.Rumah yang berada di Jalan Sumur Adem RT 03/RW 01 itu, kini ditempati ibu Ahmad Munajib dan lima anaknya yang terdiri dari dua laki-laki dan tiga perempuan. Najib meninggalkan rumah itu sekitar 4-5 tahun lalu.Pada saat jenazah Najib datang dari RS Bhayangkara Yogyakarta, salah satu kakak almarhum mengusir wartawan. "Kami bukan berita. Kami tidak rela diberitakan. Pergi!" bentaknya.Warga setempat, Suprianto menyatakan, sebetulnya keluarga Najib baik. Mungkin karena mereka syok dan kaget mendengar kabar Najib disangka teroris, sehingga mereka akhirnya menutup diri."Bapak Najib, Ahmad Sajad, dulu merupakan kiai yang lumayan terkenal di sini. Warga segan terhadapnya," katanya, Sabtu (24/3/2007).Di halaman kanan rumah almarhum Najib yang sebagian besar terbuat dari kayu itu terdapat Musholla Al-Iman. Di tempat itulah, dia memberi pelajaran mengaji kepada anak-anak 4-5 tahun lalu.Rumah almarhum Najib berdekatan dengan terpidana kasus terorisme Semarang, Sri Puji Mulyo Siswanto. Sri Puji yang kini mendekam di LP Kedung Pane dinyatakan terbukti menginapkan seseorang yang diduga Noordin M Top. Tidak diketahui, apakah Najib dan Sri Puji punya kaitan khusus.
(try/djo)











































