Uni Eropa
Konsumen Mau Membayar Mahal untuk Produk Ramah Binatang
Jumat, 23 Mar 2007 21:59 WIB
Brussel -
Tak mengapa harga produk lebih mahal asal ramah binatang. Itulah sikap konsumen Eropa menurut hasil survei terbaru, yang diumumkan hari ini.Hasil survei tentang sikap terhadap kesejahteraan binatang itu menyebutkan, bahwa demi kesejahteraan binatang konsumen Eropa bukan hanya bersedia membayar lebih mahal untuk suatu produk, namun juga mau pindah tempat belanja. Demikian siaran pers Uni Eropa (UE), Jumat (23/3/2004).Survei yang dilakukan Eurobarometer itu juga menunjukkan, bahwa konsumen merasa kurang informasi untuk membedakan produk yang memperhatikan kesejahteraan binatang. Mayoritas responden mendukung gagasan pelabelan atau pemasangan logo pada makanan untuk mengindikasikan, bahwa produk yang dibeli mereka memenuhi standar kesejahteraan binatang."Pesan dari konsumen Eropa sangat jelas, mereka melihat kesejahteraan binatang sebagai prioritas dan bersedia memberi kontribusi untuk mempromosikannya," kata Markos Kyprianou dari Komisi Kesehatan UE.Menurut Kyprianou, hasil survei tersebut memperkuat apa yang sedang dicoba dicapai Komisi UE di bidang kesejahteraan binatang. Hasil itu juga memastikan, bahwa usaha Komisi merupakan sebuah sikap tanggap terhadap keinginan publik. "Komisi terikat kepentingan besar untuk perbaikan kesejahteraan binatang, baik di UE maupun internasional. Dan adalah menggembirakan, bahwa masyarakat mendukung upaya kami," demikian Kyprianou.Isu PentingSurvei semacam ini merupakan yang pertama kali di UE, dilakukan di 27 negara anggota, termasuk Turki dan Kroasia (dua negara yang belum resmi diterima sebagai anggota, red). Dari skala angka 1 sampai 10, rata-rata mereka memberi angka 8 mengenai pentingnya isu kesejahteraan binatang ini.Sebanyak 62% responden menyatakan, bahwa mereka bersedia berpindah tempat belanja demi mendapatkan produk-produk yang lebih ramah binatang. Responden berpendapat, bahwa kesejahteraan binatang di negara masing-masing telah membaik pada dekade terakhir, walaupun 70% percaya masih banyak yang harus dilakukan.Secara khusus responden di Yunani (96%), Siprus (91%) dan Portugal (90%) menginginkan agar kesejahteraan binatang di negara mereka lebih diperhatikan. Selain itu ditunjukkan pula, bahwa 70% responden mendukung gagasan untuk memberikan imbalan finansial kepada petani Eropa dan produsen yang menerapkan standar tinggi untuk kesejahteraan binatang.Sebanyak 89% menunjukkan konsensus kuat, bahwa produk impor harus memenuhi standar kesejahteraan binatang sebagaimana berlaku di UE.
(es/es)










































