Perwira Densus 88 Polda Jabar Tertangkap Basah Nyabu

Updated

Perwira Densus 88 Polda Jabar Tertangkap Basah Nyabu

- detikNews
Jumat, 23 Mar 2007 18:32 WIB
Bandung - Perwira Detasemen Khusus (Densus) 88 Polda Jabar AKP Inang Mulfrizal ditangkap jajaran Polresta Bandung Tengah. Dia bersama dua temannya tertangkap basah menggunakan narkoba jenis shabu-shabu.Awalnya kisah penangkapan perwira yang bertugas memburu para teroris ini terkesan ditutup-tutupi. Sejumlah perwira di jajaran Polres Bandung tengah tutup mulut saat dikonfirmasi kasus ini.Namun wartawan akhirnya bisa mengendus kasus memalukan ini. Seperti dituturkan seorang sumber di Polresta Bandung Tengah, penangkapan itu dilakukan pada Rabu 21 Maret pukul 13.00 WIB. Inang ditangkap di sebuah kamar di Hotel Tiga Intan, Jl Sriwijaya, Bandung."Awalnya kita mendapat informasi bahwa di hotel itu akan ada transaksi narkoba. Tapi setelah kita ke sana ternyata malah menemukan dia (Inang) sedang memakai narkoba," kata sumber tersebut.Inang saat itu bersama dua orang temannya, yang salah satunya seorang pria bernama Nunung. Dia mantan perwira di Polda Jabar berpangkat AKP. Nunung dipecat dari kepolisian juga karena kasus narkoba pada tahun 2004. "Bersama mereka ditemukan 3 paket shabu-shabu, satu di antaranya seberat 50,5 gram dan dua lainnya masing-masing 26,6 gram," ujarnya.Kapolrestas Bandung Tengah, AKBP Mashudi, yang dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. Namun dia enggan menjelaskan secara detil kasus ini."Ya (ada penangkapan). Tapi kita lihat saja nanti," kata Mashudi saat dicegat wartawan di Markas Polwiltabes Bandung Jl Aceh, Bandung.Sedangkan Kapolwil Bandung Kombes Pol Bambang Sukarsono menghidar dari pertanyaan wartawan. Dia keluar dari pintu samping kantornya saat ditunggui wartawan.Seorang pejabat di Polwiltabes Bandung yang tidak ingin disebutkan namanya membenarkan penangkapan tersebut. Saat ini kasus ini masih terus diselidiki."Ya positif. Namun kepemilikan (narkoba) masih diselidiki. Sebab shabu-shabu itu berada di luar kantong. Kasus ini sudah ditangani Polda Jabar," ujar dia. (djo/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads