Masyarakat di Belanda Mengenang Prof. Koesnadi Hardjasoemantri

Laporan dari Den Haag

Masyarakat di Belanda Mengenang Prof. Koesnadi Hardjasoemantri

- detikNews
Jumat, 23 Mar 2007 15:36 WIB
Den Haag - PPI Belanda, masyarakat dan KBRI Den Haag akan menggelar acara mengenang Prof. Koesnadi. Kebaikan dan jasa-jasa almarhum menjadi magnet rasa hormat dan takzim.Guru yang baik mencerahkan muridnya. Manusia bijak meninggalkan warisan ilmu dan karya yang abadi. Demikian bunyi undangan bersama Perhimpunan Pelajar Indonesia di Belanda (PPI Belanda), Yayasan Sapu Lidi dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag, Kamis (23/3/2007).Acara yang akan digelar di Aula Nusantara KBRI Den Haag pada Sabtu (24/3/2007) jam 10.00-14.00 tersebut terbuka untuk umum dan akan dikemas dengan berbagi pengalaman, lagu, puisi, foto atau apa saja yang berhubungan dengan hidup dan karya almarhum Prof. Koesnadi (1926-2007). Kontributor dapat menghubungi margo15id@yahoo.com atau kontak KBRI Den Haag dengan nomor telepon 31-70-3108100.Sejauh ini kontributor yang sudah tercatat akan berpartisipasi antara lain Djauhari Oratmangun (Wakil Dubes), Prof. Sofian Effendi (Rektor UGM Yogyakarta), J. F. Van Olden, Adriaan Bedner (Institut Vollenhoven), Sandra Moniaga (Universitas Leiden), Najib Azca (Universitas Amsterdam) dan Kusalan Budiman (Seniman).Rekaman acara akan dikirimkan kepada keluarga Almarhum di Indonesia sebagai bentuk solidaritas dan penghargaan.Doktor dari Leiden Prof. Koesnadi Hardjasumatri pernah mengemban tugas sebagai Atase Pendidikan dan Kebudayaan di KBRI Den Haag (1974-1980). Setahun setelah itu dia menyelesaikan program doktor bidang hukum pada Universitas Leiden (1981).Dia dikenal sebagai guru yang baik yang mewariskan ilmu dan karya bukan hanya kepada muridnya tetapi kepada bangsa yang berhutang budi.Akhir tragis dari hidupnya dalam kecelakaan pesawat tanggal 7 Maret 2007 menyebarkan duka mendalam bukan hanya di Indonesia tapi juga di luar negeri, termasuk di Belanda. (es/es)


Berita Terkait