Awas! Sistem Rating Maskapai Rentan Dijualbelikan
Jumat, 23 Mar 2007 15:29 WIB
Jakarta -
Pengumuman rating maskapai penerbangan oleh Departemen Perhubungan perlu diwaspadai di masa datang. Sistem rating ini disinyalir rentan diperjualbelikan."Itu yang harus kita waspadai. Bisa saja mengarah ke sana (jual beli rating). Jangan sampai ini jadi komoditi," kata Sekjen Indonesia National Air Carrier Assosiation (INACA) Tengku Burhanuddin ketika dihubungi detikcom, Jumat (23/3/2007).Menurutnya, jual beli rating itu bisa terjadi jika para pejabat di lingkungan Dephub terlalu lama memegang jabatan dan tidak diganti. Sehingga menimbulkan kesempatan yang lebih besar untuk kolusi.Mengenai sistem rating, Tengku menjelaskan, dalam dunia internasional tidak dikenal ranking untuk keselamatan. "Tidak ada rating berdasarkan safety. Yang ada rating berdasarkan performance. Kalau safety itu mutlak tidak dapat ditawar-tawar," ujarnya.Mengenai tidak adanya maskapai penerbangan yang tidak masuk dalam kategori I, Tengku menilai ada sesuatu yang salah. Pemerintah sebagai regulator disinyalir terlalu memberikan kesempatan kepada setiap maskapai."Bagaimana selama ini pemerintah mengawasi. Kok bisa tidak ada yang masuk kategori I. Ini berarti regulator masih memberikan banyak toleransi kepada operator tentang keselamatan," ujarnya heran.
(ary/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































