Garuda Dapat Rating II Akibat Insiden di Yogyakarta

Garuda Dapat Rating II Akibat Insiden di Yogyakarta

- detikNews
Jumat, 23 Mar 2007 14:56 WIB
Jakarta - Kalau tidak karena insiden di Bandara Adi Sucipto Yogyakarta pada Rabu 7 Maret 2007, semestinya Garuda masuk kategori I dalam rating maskapai yang diumumkan Departemen Perhubungan (Dephub) Kamis malam 22 Maret. "Kenapa Garuda nggak masuk kategori I padahal selama ini bagus, karena dengan adanya kejadian di Yogyakarta rating turun, tadinya bagus," ujar Kepala Pusat Komunikasi Dephub Bambang S Ervan di Kantor Dephub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat Jumat (23/3/2007).Dalam insiden 7 Maret, sebanyak 21 penumpang Garuda GA-200 dan seorang purser (kepala awak kabin) tewas.Menurut Bambang, meski Garuda masuk kategori II tidak berarti masuk kategori tidak aman. "Itu aman karena unsur safety yang utama dia belum excelllent," imbuh dia.Di tempat yang sama, Menteri Perhubungan Hatta Rajasa menyatakan tidak adanya maskapai penerbangan masuk kategori I (zero accident) berarti tidak ada maskapai yang excellent.Sementara itu Sekjen Dephub Wendy Aritenang berharap hasil rating maskapai penerbangan efektif menurunkan tingkat kecelakaan di udara. (nik/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait