Nasib Anak SD Don Bosco II Yang Diculik Masih Gelap

Nasib Anak SD Don Bosco II Yang Diculik Masih Gelap

- detikNews
Jumat, 23 Mar 2007 09:35 WIB
Jakarta - Nasib Anton Andrian Lavina, murid kelas IV SD Don Bosco II, hingga pukul 09.30 WIB, Jumat (23/3/2007) masih gelap. Anton diduga diculik Heri, mantan sopir ayah Anton sejak Rabu (21/3/2007) pukul 12.30 WIB."Belum ada perkembangan. Pencarian masih dilakukan," kata Briptu Tugiman, petugas jaga Polsek Pulogadung, Jakarta Timur, ketika dihubungi detikcom, Jumat (23/3/2007) pukul 09.15 WIB.Seperti diketahui, Anton diculik Heri saat pulang sekolah. Siang itu, Heri mendatangi SD Don Bosco II di JL Pulomas Barat V Kelurahan Kayuputih, Jakarta Timur, pada Rabu (21/3/2007) sekitar pukul 12.30 WIB. Kedatangan Heri untuk menjemput Anton tersebut tidak menerbitkan mencurigakan di kalangan guru SD Don Bosco II, sebab Heri memang sudah biasa menjemput Anton.Selepas Heri membawa Anton pergi, sekitar pukul 13.00 WIB, datanglah sopir Farley yang baru, untuk menjemput Anton. Sopir baru tersebut mendapat penjelasan bahwa Anton sudah dijemput Heri.Sopir itu pun segera pulang ke rumah Farley di Kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Berdasar laporan sopir itu terbitlah kecurigaan Farley ada sesuatu yang tidak beres. Farley pun kontan menyadari, anaknya, Anton, telah diculik.Dugaan Farley ternyata benar. Sekitar pukul 17.00 WIB, telepon rumah Farley berdering. Penelepon tersebut mengaku sebagai penculik Anton. Si penculik yang diduga Heri tersebut, meminta tebusan Rp 300 juta. Motif penculikan itu diduga karena sakit hati lantaran Heri dipecat sebagai sopir oleh Farley, orang tua Anton. Setelah menculik Anton, Heri kemudian menghubungi Farley dan meminta tebusan Rp 300 juta.Meski sudah memperoleh informasi matang mengenai pelaku penculikan Anton, polisi masih belum mengetahui secara persis di mana Anton disekap. "Kita masih kejar pelaku," kata Kapolsek Pulogadung Kompol Suharyanto, Kamis (22/3/2007) petang.Kepala Sekolah SD Don Bosco II, Suparno, sejauh ini belum bisa dimintai keterangan. "Pak Suparno hari ini tidak masuk, karena sakit," kata penerima telepon di SD Don Bosco II. (ana/asy)


Berita Terkait