Kepala BIN Juga Diperintahkan Atasi Kasus Lumpur
Kamis, 22 Mar 2007 19:24 WIB
Surabaya - Kasus lumpur yang berlarut-larut mungkin sudah dianggap membahayakan keamanan negara. Sampai-sampai Presiden SBY juga menerjunkan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) ke Jawa Timur.Itu terlihat dengan kehadiran Kepala BIN Syamsir Siregar dalam pertemuan tertutup membahas kasus lumpur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (22/3/2007). Syamsir yang mengenakan baju warna gelap dan berjaket cokelat muda ini selalu mendampingi Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro. Bahkan saat konferensi pers, Syamsir menempel ketat Purnomo. "Secara khusus presiden menugaskan kami. Dan ditambah juga Kepala BIN untuk membahas masalah ini dengan Lapindo," kata Purnomo memperkenalkan koleganya kepada wartawan. Memang pertemuan tersebut diikuti Tim Pengarah Timnas. Selain Purnomo, tampak hadir Menteri KLH Rachmad Witoelar dan Menteri PU Djoko Kirmanto. Sedangkan Menteri Kelautan Freddy Numberi absen. Rapat juga dihadiri Gubernur Jatim Imam Utomo, Bupati Sidoarjo Win Hendrarso, Ketua Timnas Basuki Hadimoeljono, anggota pansus DPRD Jatim serta 11 orang perwakilan warga korban lumpur.Sayangnya, orang nomor satu di badan ntelijen itu menolak memberikan pernyataan. "No comment, no comment," katanya singkat kepada wartawan yang mencegatnya sambil ngeloyor menuju bus rombongan yang menantinya.
(gik/asy)











































