Lokasi Penemuan Heli Diduga Sama dengan Penemuan Heli 1996

Lokasi Penemuan Heli Diduga Sama dengan Penemuan Heli 1996

- detikNews
Kamis, 22 Mar 2007 19:03 WIB
Deli Serdang - Penemuan helikopter Bolcow milik Penerbangan TNI AD (Penerbad) di Deli Serdang memang cukup menghebohkan. Sejumlah misteri muncul. Namun, setelah dicek oleh Tim SAR, lokasi penemuan heli tersebut diduga sama dengan lokasi penemuan heli pada tahun 1996. Reruntuhan heli yang ditemukan oleh sejumlah warga di Desa Sumbeikan II, Desa Suka Makmur, Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang itu telah dicek oleh Tim SAR gabungan dari polisi dan TNI. Setelah dicek, Kamis (22/3/2007), bangkai heli itu memang ada. Heli itu adalah heli Bolcow 505 HS 7060 milik Penerbad. Dipastikan, heli inilah yang jatuh pada 22 Agustus 1994 silam. Heli ini dipiloti oleh Lettu Art Irawan Ciung Pindoko, copilot Czi Letda Asep Wahyudi dengan penumpang tiga orang sipil, yaitu Burhan Pilliang (wartawan Majalah Prospek), Diaz Barlean (mahasiswa IKJ), dan Temi Setiawan (mahasiswa IKJ). Yang menarik dari penemuan heli ini adalah ditemukannya kalung yang terbuat dari besi bertuliskan 'Diaz Barlean.' Padahal, kelima jenazah korban sudah ditemukan pada 2 April 1996 dan telah dimakamkan. Bangkai heli Bolcow naas itu juga telah ditemukan pada tanggal yang sama. Lantas, bila heli yang ditemukan warga Rabu (21/3/2007) kemarin ini adalah Bolcow 5050 HS 7060, lantas heli apa yang ditemukan pada 2 April 1996 silam? Inilah yang menjadi misteri. Tim SAR yang mengecek lokasi bangkai heli juga bingung dengan hal ini. Apakah penemuan heli 1996 hanya kabar bohong? Sepertinya tidak. Sebab, sejumlah identitas milik para penumpang heli juga ditemukan, seperti SIM, KTP, kartu pers, KTM, dan lain-lain. Karena itu, perkiraan yang muncul adalah bangkai heli Bolcow yang baru ditemukan ini adalah sama dengan bangkai heli yang ditemukan pada tahun 1996. Bagaimana bisa terjadi? Apakah bangkai heli yang ditemukan di tahun 1996 dibuang ke lokasi saat ini? Sepertinya juga tidak. Terlalu banyak energi untuk memindahkan bangkai heli ke tempat lain.Karena itu, diduga kuat bahwa lokasi penemuan heli ini sama dengan penemuan heli tahun 1996 lalu. Bangkai heli Bolcow ini tidak dievakuasi, meski sudah ditemukan 1996 lalu. "Bisa jadi tempat ini sama dengan 1996 lalu. Tapi, karena penemuan heli tahun 1996 lalu tidak banyak informasinya, bisa jadi warga menduga ini adalah bangkai heli yang lain," terang Dick Son Pelawi, warga yang tinggal di Kecamatan Brastagi, Kabupaten Karo saat ditemui detikcom, Kamis (22/3/2007). Dick Son yakin bahwa tempat penemuan heli saat ini sama dengan penemuan heli 2 April 1996. Penemuan heli 1996 sebenarnya sempat diberitakan oleh media massa di Sumatera Utara. "Tapi, karena saat itu informasi tidak seperti sekarang, media massa juga hanya memberitakan tentang evakuasi tulang belulang di gunung Sibayak. Tidak menyebut penemuan heli," ujar Dick Son. Hingga sekarang, belum ada konfirmasi resmi dari pejabat Polri, TNI atau Tim SAR apakah lokasi penemuan heli itu sama dengan penemuan heli 1996 atau tidak. Yang jelas, lokasi penemuan heli ini juga memang berada di kaki Gunung Sibayak. Lokasi penemuan heli tahun 1996 juga berada di kaki gunung Sebayak, meski alamat lengkapnya masih belum ada kejelasan. (asy/nrl)


Berita Terkait