FPPP dan FPAN Nilai Bagi-bagi Laptop Tidak Penting
Kamis, 22 Mar 2007 16:52 WIB
Jakarta - Rencana bagi-bagi laptop untuk anggota DPR mendapat respons dari fraksi-fraksi. FPAN dan FPPP menilai rencana pembagian perangkat digital senilai Rp 21 juta itu tidak penting.Ketua FPAN DPR Zulkifli Hasan berpendapat, yang diperlukan DPR saat ini bukan laptop namun justru peningkatan kualitas staf ahli DPR."Kalau laptop, saya kita kita mengada-ada karena masing-masing anggota sudah memiliki komputer di ruangannya. Lebih baik meningkatkan gaji staf ahli agar lebih profesional dan mampu membeli buku untuk menunjang kerja DPR," ujar Zulkifli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (22/3/2007).Pria yang juga menjabat sebagai Sekjen DPP PAN ini menilai, pembagian laptop kurang tepat dengan banyaknya kesulitan masyarakat akibat bencana yang terjadi. Sebaiknya, DPR lebih memprioritaskan program-program yang lebih bersentuhan dengan masyarakat.Hal senada juga disampaikan Ketua FPPP Endin AJ Soefihara. Menurut dia, banyak anggota DPR yang telah memiliki laptop. "Fraksi PPP lebih membutuhkan staf ahli anggota yang benar-benar ahli," katanya.Dengan dibagikan laptop, anggota DPR justru akan mengalami kesulitan karena setiap mengikuti persidangan seakan-akan harus membawa laptop. "Urusan DPR itu besar dan krusial, masak jadi objek kritikan hanya gara-gara pembagian laptop," paparnya.
(ken/nrl)











































