Personel Marinir Penjaga Perbatasan Diserang Malaria

Personel Marinir Penjaga Perbatasan Diserang Malaria

- detikNews
Kamis, 22 Mar 2007 15:10 WIB
Surabaya - Pasukan Marinir I Wilayah Timur menyiagakan 136 personelnya di pulau-pulau terluar yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Mereka rawan terkena serangan Malaria."Prajurit yang menjaga kepulauan tersebut akan dirotasi enam bulan sekali," kata Komandan Pasukan Marinir I Wilayah Timur Brigjend TNI (Mar) Arief Suherman kepada wartawan seusai Peringatan HUT Ke 6 Pasukan Marinir I di Markas Marinir di Jalan Opak Surabaya, Kamis (22/3/2007). Untuk wilayah Timur, kata Arief, ada lima pulau yang dijaga yaituPulau Bras, Pulau Fani, Pulau Fanildo di Papua yang berbatasan dengan Republik Palau dan Pulau Dana di Nusa Tenggara Timur yang dekat perairan Australia. "Setiap pulau berisi 34 personil," ungkapnya. Tantangan terbesar menjaga pulau-pulau terluar ini, kata Arief, adalah mengalahkan rasa bosan dan juga penyakit malaria. Banyak di antara prajurit yang berjaga di pulau kosong itu terserang penyakit yang disebabkan nyamuk tersebut. "Pulau tersebut tidak berpenduduk. Banyak anak-anak kita yang kena malaria. Ada sekitar 20 orang yang mengidap penyakit tersebut," ujarnya. Dan saat ini para prajurit tersebut sedang menjalani pemulihan. Dan menurutnya mental-mental prajurit yang bertugas di sana dalam kondisi baik walau dalam kondisi tertekan. (gik/mar)


Berita Terkait