Grahadi Dikepung, Rapat Bahas Lumpur Diisukan Pindah ke Juanda
Kamis, 22 Mar 2007 14:45 WIB
Surabaya -
Berhembus isu bahwa pertemuan Gubernur Jatim, Pansus Lumpur dan Muspida Sidoarjo serta Timnas bersama Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro dipindah ke VVIP Bandara Juanda. Pemindahan disebabkan karena Gedung Negara Grahadi dikepung massa. Isu itu cepat menyebar ke kalangan wartawan yang sudah menunggu pertemuan 'maha penting' yang membahas nasib warga korban lumpur di Gedung Grahadi. Sesuai jadwal, seharusnya pertemuan digelar di gedung ini pada Kamis (22/3/2007) sore ini. Kabar burung pemindahan tempat rapat ini masuk akal karena sekitar Gedung Grahadi saat ini dikepung oleh warga korban lumpur dari Perumahan Tanggulangin Anggung Sejahtera (TAS) I Kedungbendo Kecamatan Tanggulangin Sidoarjo yang melakukan aksi unjuk rasa.Warga bergerombol di jalan-jalan akses menuju Grahadi yang memang sudah distrerilkan oleh aparat kepolisian. Rombongan korban lumpur tidak diperbolehkan mendekat. Mereka tertahan di jarak radius 30 meteran dari gerbang Grahadi. "Tidak betul dipindah ke Juanda. Tetap di Grahadi kok nanti jam 14.30 WIB. Kalau dipindah saya tak mau datang," kata M Mirdassy, Sekretaris Pansus Dampak Lumpur DPRD Jatim kepada detikcom. Nantinya, lanjut politisi PPP asal Porong Sidoarjo ini bahwa anggota Pansus sebanyak 25 orang akan mendesak Menteri ESDM untuk mengabulkan tuntutan korban lumpur cash dan carry alias ganti rugi tunai.
(gik/asy)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































