Dua Hari Ditahan, Widjanarko Puspoyo Mulai Tidak Betah

Dua Hari Ditahan, Widjanarko Puspoyo Mulai Tidak Betah

- detikNews
Kamis, 22 Mar 2007 13:19 WIB
Jakarta - Tidak ada seorang pun yang memimpikan menginap di hotel prodeo. Mantan Dirut Perum Bulog Widjanarko Puspoyo yang sudah dua hari meringkuk di LP Cipinang, Jakarta Timur, pun mulai tidak betah."Pak Widjan-nya sudah mulai merasa tidak betah dan ingin cepat pulang," kata Kabid Pembina di LP Cipinang, Aris, di ruang kerjanya di LP Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (22/3/2007).Meski demikian, kesehatan Widjanarko baik-baik saja. Dia masih terlihat bugar. Terkait pemanggilan Kejaksaan Agung untuk memeriksa Widjanarko, Aris mengaku belum mendapat informasi."Belum ada pemeriksaan lagi dari Kejagung sampai saat ini (pukul 12.10 WIB). Kami masih belum dapat info dari Kejagung," imbuhnya.Widjanarko ditahan Selasa 20 Maret, setelah diperiksa 10 jam di Kejaksaan Agung. Dia menjadi tersangka dalam kasus korupsi impor fiktif sapi Australia tahun 2001 lalu senilai Rp 11 miliar.Pengadaan sapi impor itu adalah untuk mengamankan pasokan daging saat Lebaran, Natal, dan Tahun Baru yang dilakukan oleh Bulog dengan rekanannya yakni PT Karyana, PT Lintas Nusa Pratama (PT LNP), dan PT Surya Bumi Manunggal (PT SBM).Dalam kasus tersebut, rekanan Bulog Direktur LNP Maulany Ghani Aziz dan Moeffreni, serta Direktur PT SBM Fahmi telah dipidana penjara.12 Maret lalu, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menahan lima tersangka dari Bulog yang berperan sebagai Tim Monitoring pengadaan sapi 2001, yaitu Direktur Pengembangan dan Teknologi Bulog Tito Pranolo, Kepala Divisi Transportasi dan Pergudangan Bulog Imanusafi, serta mantan pegawai Bulopg A Nawawi, Mika Rambe Kembena dan Ruchiyat Subandi. (nvt/nrl)


Berita Terkait