Penjenguk Syaukani Minta Proyek, Kerja & Jadi Pengacara
Kamis, 22 Mar 2007 13:00 WIB
Jakarta - Sejumlah orang yang mengaku keluarga ataupun kolega Syaukani Hasan Rais ditolak saat ingin menjenguk Bupati Kutai Kartanegara itu di RS Polri Sukanto, Kramatjati, Jakarta Timur, Kamis (22/3/2007).Menurut pengawal pribadi Syaukani, sejak dirawat 17 Maret 2007, banyak orang yang ingin memanfaatkan kondisi Syaukani. "Ada yang minta proyek, minta kerja, minta dimasukkan jadi tim pengacara," ujar pengawal yang enggan disebut namanya itu sambil tersenyum.Dia mengatakan, sejak pagi tadi, sudah banyak orang yang datang dan ingin bertemu dengan Syaukani. Sekitar pukul 08.30 WIB, dua orang bersorban putih yang mengaku sahabat Syaukani datang. Satu jam kemudian, seorang perempuan datang dan ingin menemui ketua DPD Golkar Kalimantan Timur itu."Ketentuannya dari KPK. Sama sekali nggak ada yang boleh masuk kecuali istri dan anak-anaknya. Orang lain harus izin KPK," kata pengawal berseragam safari warna coklat itu.Pria berkumis tebal itu mengatakan, situasi seperti itu tidak berbeda jauh saat Syaukani masih dirawat di sebuah rumah sakit di kawasan Pluit. "Bapak itu orangnya sosial, nggak tega. Tapi orang yang datang ini tidak berpikir kalau lagi sakit," ujarnya.Hingga saat ini pengawal pribadi Syaukani tampak lebih waspada pada tiap pembesuk yang datang terutama di Gedung Catur Prasetya lantai I.Pantauan detikcom, sejumlah tamu berpakaian perlente diizinkan masuk setelah menelepon langsung Syaukani.
(ken/nrl)











































