Pemred Playboy Baca Pembelaan, Massa FPI Bubarkan Diri
Kamis, 22 Mar 2007 11:06 WIB
Jakarta - Sidang kasus pornografi dengan terdakwa Pemred Playboy Erwin Arnada yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) sempat diwarnai kericuhan. Sekitar 100 anggota FPI mengecam Erwin yang akan membacakan pembelaannya."Keluar! Keluar! Iblis...iblis, jangan dengerin. Ayo semua bubar. Silakan dengarkan setan," teriak massa FPI seraya meninggalkan ruang sidang di PN Jaksel, Jalan Ampera Raya, Jakarta, Kamis (22/3/2007).Di luar ruangan sidang, teriakan anggota FPI belum berhenti. "Bohong... bohong, tuh orang kafir!" teriak mereka sambil menaiki motor dan mobil-mobil pribadi yang diparkir di halaman PN Jaksel.Ulah massa FPI ini tidak menghambat sidang, Erwin tetap membacakan pembelaannya seperti yang diminta majelis hakim.Tingkah laku anggota FPI ini memang di luar kebiasaan mereka. Biasanya mereka selalu mengikuti sidang hingga selesai. Dalam sidang kali ini pun, rombongan anggota FPI sudah tiba di PN Jaksel sejak pukul 08.00 WIB. Padahal sidang baru dimulai sekitar pukul 10.30 WIB.Kehadiran massa FPI dalam persidangan Playboy selalu diantisipasi aparat keamanan. Hari ini sedikitnya 410 personel Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Selatan dan Polsek Pasar Minggu dikerahkan. Mereka menjaga ketat PN Jaksel.Selain ratusan personel, aparat juga menyiapkan dua water canon, 4 truk, dua bus, dan 1 mobil penerangan keliling.
(umi/nvt)











































