Perampok Lintas Provinsi di Sumatera Didor
Rabu, 21 Mar 2007 17:49 WIB
Pekanbaru - Kawanan perampok lintas provinsi di Sumatera disergap polisi dan didor. Dari enam anggota perampok, tiga di antaranya berhasil kabur. Dari tangan perampok ditemukan dua pucuk senjata api dan ratusan butir peluru aktif. Ketiga perampok yang ditangkap Tim Buser Poltabes Pekanbaru itu diketahui selama ini melakukan aksi perampokan di Riau dan provinsi lainnya yang ada di Sumatera. Ketiganya adalah Sutan Rangkuti, Jono Maringan Sirait, dan Toni Sirait. "Mereka selama ini juga beroperasi di wilayah Riau. Sudah banyak korban yang mereka rampok, mulai dari nasabah bank, sampai pemilik toko mas. Mereka berasal dari Jakarta," kata Kapoltabes Pekanbaru Kombes Pol Syafril Nursal kepada wartawan di Mapoltabes Pekanbaru, Jl A Yani, Pekanbaru, Rabu (21/3/2007). Syafril menjelaskan, dalam aksinya kawanan perampok ini menggunakan mobil Toyota Kijang Innova. Kini ketiganya mendekam dalam tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ketiganya diberi 'santapan' timah panas di kakinya. Dalam setiap kali melakukan operasi, kata Kapoltabes, kawanan ini menggunakan kaki tangan warga di Pekanbaru, yaitu seorang ibu rumah tangga bernama Atik (40). Ibu rumah tangga inilah yang menjelaskan peta kota Pekanbaru serta sejumlah kota kabupaten lainnya. "Artinya begitu mereka datang dari Jakarta, mereka tetap membentuk jaringan kaki di setiap kota. Dari kaki tangan inilah, mereka mempetakan para calon yang akan mereka rampok," kata Syafril. Sasaran mereka selama ini adalah nasabah bank dan sejumlah toko emas. Termasuk juga sejumlah toko bangunan. Wilayah operasinya di Pekanbaru dan kota Duri di jalur Lintas Sumatera."Barang bukti yang kita temukan lainnya sejumlah plat nomor polisi dari berbagai provinsi. Artinya mereka ini juga melakukan aksi perampokan di sejumlah kota provinsi lainnya," kata Syafril.
(cha/asy)











































