Anggota DPR: Chappy Hakim Seharusnya Tahu Diri

Anggota DPR: Chappy Hakim Seharusnya Tahu Diri

- detikNews
Rabu, 21 Mar 2007 17:24 WIB
Jakarta - Dipilihnya Chappy Hakim sebagai Ketua Tim Nasional Evaluasi Keselamatan dan Keamanan Transportasi (EKKT) oleh Presiden SBY patut disayangkan. Chappy yang menjabat Presiden Komisaris (Preskom) Indonesia Air Transport (IAT) seharusnya menolak saat diberikan amanah itu. "Dia harus tegas, seharusnya dia mengundurkan diri saat ditunjuk sebagai Ketua Tim EKKT, kalau memang saat itu dia menjabat preskom," kata anggota Komisi V DPR Abdul Hadi Jamal kepada wartawan di gedung DPR, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (21/3/2007). Karena itu, bila saat ini Chappy baru diketahui oleh publik sebagai preskom maskapai penerbangan di bawah bendera Bimantara, menurut Hadi Jamal, sebaiknya Chappy Hakim tahu diri. Tentu, dengan fakta seperti ini, Chappy tidak perlu berlanjut sebagai Ketua EKKT. Sebagai Preskom IAT, Chappy dikhawatirkan membawa kepentingan kelompok tertentu. Hadi Jamal juga meminta Presiden SBY untuk mengakhiri tugas EKKT. Sebab, saat ini tim dari Dephub telah melakukan restruktursiasi, sehingga tugas EKKT tidak lagi diperlukan. Apalagi DPR, kata Jamal, selalu melakukan pengawasan. "Dephub kan sudah melakukan restrukturisasi. Jadi, masa kerja EKKT tidak perlu diperpanjang. Kami dari DPR kan juga melakukan pengawasan," kata dia. Dari data di BEJ, Chappy Hakim yang mantan KSAU itu masih duduk sebagai Preskom IAT. Beberapa hari terakhir, IAT menjadi bahan berita. Sebab, IAT membeli AdamAir, sebuah maskapai yang selama ini mendapat sorotan akibat banyaknya kecelakaan yang dialaminya. IAT membeli AdamAir di saat Chappy masih duduk sebagai Ketua EKKT. (asy/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads