Sebuah Keranda Mayat Digotong ke Gedung RRI
Rabu, 21 Mar 2007 15:44 WIB
Jakarta - Sebuah keranda mayat dengan ditutup kain putih digotong di depan Gedung RRI Pusat, Jalan Medan Merdeka Barat, Rabu (21/3/2007). Keranda ini rencananya akan dibawa ke Istana Negara. Hiii...Jangan takut dulu, keranda mayat ini hanya bagian dari aksi yang digelar Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) se-Jabotabek. Mereka menuntut SBY-JK mundur karena tidak mampu menyelesaikan berbagai masalah yang terjadi.Sejak pukul 14.30 WIB, sekitar 100 orang dari KAMMI yang dibagi dua kelompok berdasarkan jenis kelamin melakukan long march dari depan Gedung Indosat. Dengan berlari-lari kecil mereka menuju Gedung RRI Pusat yang lokasi berada di sebelah Gedung Departemen Perhubungan.Mereka membawa berbagai poster bertuliskan "SBY JK hentikan politik Lipstikmu" "SBY-JK Janjimu Palsu" dan "SBY JK Jangan Gadaikan Bangsa ini"Beberapa demonstran juga mengenakan caping dan membawa padi. "Harga beras sekarang mahal. Dulu kita ekspor kenapa sekarang impor," teriak Dewi seorang demonstran.Dalam tuntutannya, Sekjen KAMMI Rahman Toha meminta pemerintah segera menurunkan harga kebutuhan pokok, mengembalikan aset-aset strategis nasional yang dikuasai asing dan membubarkan koalisi parpol pendukung SBY-JK yang dinilai tidak berpihak pada rakyat.Aksi tidak mendapatkan pengawalan ketat dari polisi. Sekitar 10 orang petugas dari Polsek Gambir disiagakan. Aarus lalu lintas di seputaran Monas tidak terlalu terganggu.Pukul 15.20 WIB demonstran bergerak ke depan Istana Merdeka di Jl Medan Merdeka Utara. Mereka akan menyampaikan tuntutan yang sama.
(bal/asy)











































