Gara-gara Tenis Meja, Suwarna Berobat ke RS Pondok Indah
Rabu, 21 Mar 2007 09:08 WIB
Jakarta -
Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) nonaktif Suwarna AF menambah daftar para terdakwa korupsi yang sakit di tengah perjalanan kasusnya. Terdakwa korupsi pelepasan lahan sejuta hektar itu pun harus menjalani terapi di RS Pondok Indah."Gara-gara main tenis meja, otot Pak Suwarna terjepit. Dari pemeriksaan tim dokter Rutan mabes Polri dia harus dirawat," kata kuasa hukum Suwarna, Sugeng Teguh Santoso saat dihubungi detikcom, Rabu (21/3/2007).Sugeng menjelaskan, kliennya itu sudah menjalani perawatan sejak Jumat (16/3) lalu. "Sebenarnya sakitnya ini sudah seminggu sebelumnya. Tapi kami baru membuat permohonan ke majelis hakim pada Kamis minggu lalu," jelasnya.Menurutnya, perawatan di RS Pondok Indah ini atas permintaan dari Suwarna sendiri. "Ini atas permintaan pasien dan disetujui dokter rutan. Makanya ini atas biaya sendiri, bukan biaya negara," tuturnya.Sugeng menjelaskan, selama kliennya itu dirawat di bagian fisioterapi, 2 petugas KPK mendampinginya dalam pengobatan yang membutuhkan waktu hingga 5 jam untuk terapi. Sugeng pun berjanji bahwa kliennya juga akan menghadiri persidangan di Pengadilan Tipikor pada Kamis (22/3) besok. Agenda persidangan itu sendiri adalah pembacaan vonis dari majelis hakim."Dia kan gubernur. Tidak ada lasan karena sakit, dia tidak datang dalam sidang itu," tandasnya. Suwarna merupakan terdakwa dalam pelepasan lahan sejuta hektar di Berau, Kaltim. Dia bersama dengan 4 terdakwa lainnya diduga merugikan negara hingga Rp 346 miliar.
(ary/ary)










































