Mahasiswa Yogya Demo Kecam 4 Tahun Invasi AS ke Irak
Selasa, 20 Mar 2007 12:45 WIB
Yogyakarta -
Puluhan mahasiswa Yogyakarta mengelar aksi demo mengecam invasi Amerika Serika (AS) ke Irak. Mereka menuntut militer AS segera pergi dari Irak.Aksi yang dilakukan Komite Rakyat Bersatu (KRB) itu dimulai dari kawasan parkir Abu Bakar Ali di sebelah utara Hotel Garuda Yogyakarta, Selasa (20/3/2007). Dari tempat tersebut, mereka bergerak menuju DPRD DIY Jl Malioboro dan simpang empat Kantor Pos Besar Yogyakarta.Para pengunjukrasa membawa spanduk bertuliskan Komiter Rakyat Bersatu (KRB). Sejumlah poster kecil yang mereka bawa antara lain bertuliskan "stop invasi AS ke Irak", "Bush No 1 Terorist" dan "Seret Bush ke Pengadilan HAM Internasional"."Empat tahun invasi tentara AS dan pasukan internasional ke Iraktelah mengakibatkan rakyat Irak menderita. Kasus invasi As ke Irak sama halnya dengan kasus invasi ke Afganistan, yakni bermotif ekonomi," kata koordinator aksi Adi Amril Darusamin saat berorasi didepan pintu gerbang DPRD DIY. Para mahasiswa juga mengkritik pemerintahan SBY-JK sebagai kaki tangan asing. SBY-JK dinilai lebih banyak menguntungkan kepentingan negara asing terutama AS.Hal ini menyebabkan banyak sumber alam negara yang dikuasai perusahaan asing, seperti PT Freeport, PT Newmont, PT Exxon Mobile Oil dan PT Caltex."Pemerintahan SBY harus berani memutuskan hubungan dengan negara-negara imperalis. Kekayaan alam yang telah disedot mereka harus dikembalikan untuk kesejahteraan rakyat," tutur Adi.
(bgs/djo)










































