74 Persen Rakyat RI Bangga Jadi Orang Indonesia

74 Persen Rakyat RI Bangga Jadi Orang Indonesia

- detikNews
Selasa, 20 Mar 2007 12:14 WIB
Jakarta - Sebagian besar rakyat Indonesia ternyata bangga menjadi orang Indonesia daripada suku asalnya. Angka orang yang bangga itu mencapai 74 persen.Sedangkan 26 persen lainnya bangga berasal dari suku daerahnya.Angka tersebut merupakan hasil jajak pendapat Lembaga Survei Indonesia (LSI) selama 10 hari, sejak 5 Maret sampai 15 Maret 2007.Jajak pendapat itu dilakukan terhadap 1.240 orang dengan margin error 3 persen, dan tingkat kepercayaan 90 persen.Survei dilakukan untuk mengetahui apakah otonomi daerah yang sudah berjalan satu windu dapat memperkuat Indonesia sebagai sebuah bangsa atau tidak.Survei ini dibeberakan di Hotel Sari Pan Pasific, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (20/3/2007), oleh peneliti LSI, Anies Baswedan.Survei juga menemukan, 86 persen masyarakat Indonesia juga merasa siap mempertahankan NKRI, dalam hal ini tidak boleh ada daerah tertentu yang keluar dari NKRI.Sedangkan 14 persen sisanya membolehkan satu daerah keluar dari NKRI.Terkait semangat kedaerahan, survei menemukan 47 persen masyarakat daerah menginginkan daerahnya dipimpin putra daerah sebagai bupati, 46 persen sebagai gubernur dan 7 persen tidak tahu.Bahkan LSI juga menemukan dukungan masyarakat terhadap otonomi daerah sangat kuat yang terindikasi dalam beberapa faktor. Pertama, pelaksanaan pemerintahan daerah lebih baik saat ini dibandingkan sistem sebelumnya.Persentasenya, 64 persen merasa lebih baik saat ini, 27 persen lebih senang dengan pemerintahan sebelumnya, dan 9 persen tidak tahu.Sedangkan masyarakat yang mendukung otonomi daerah mencapai 73 persen, sedangkan 27 persen lainnya menolak.Mengenai keadaan keamanan dan ketertiban di bawah kabupaten/kota, masyarakat merasa lebih baik di bawah pemerintahan pusat (48 persen). Sedangkan 36 persennya merasa tidak lebih baik, lebih buruk 12 persen, dan yang tidak tahu 4 persen.Survei juga menemukan sikap masyarakat terhadap demokrasi dan kinerja demokrasi. Dari hasil survei itu, masyarakat yang puas dengan kerja demokrasi tercatat 65 persen dan tidak puas 35 persen. Sebanyak 85 persen, setuju demokrasi sebagai sistem pemerintahan terbaik bagi Indonesia. Sedangkan yang tidak setuju hanya 15 persen. (umi/nrl)


Berita Terkait