Pro Petani dan Irak Demo di Mapolda Jatim
Selasa, 20 Mar 2007 11:52 WIB
Surabaya - Puluhan orang dari Front Mahasiswa Nasional (FMN) unjuk rasa di Mapolda Jatim, Jl Achmad Yani, Surabaya, Selasa (20/3/2007). Mereka menuntut pembebasan petani hingga kecaman agresi Amerika ke Irak. Aksi mahasiswa tersebut terkesan santai. Selain orasi, mereka hanya duduk-duduk saja di pintu gerbang Mapolda. Upaya mereka masuk gagal setelah dilarang oleh polisi yang mengamankan jalannya aksi tersebut. Dalam orasinya, mahasiswa mendesak polisi membebaskan 27 petani yang saat ini masih ditahan di Polres Banyuwangi, atas kasus sengketa tanah perkebunan di Kalibaru dengan PTPN XII beberapa waktu yang lalu. Koordinator aksi Ridwan Lukman menjelaskan, aksi ini dilakukan agar petani-petani tersebut segera dibebaskan. "Kita juga menuntut pertanggungjawaban Amerika Serikat atas inflasi terhadap Irak 4 tahun yang lalu hingga sekarang," kata Ridwan. Dalam orasi tersebut beberapa mahasiswa juga membawa beberapa spanduk yang antara lain berbunyi 'Selamatkan Korban Bencana Tanpa Syarat, Bebaskan 27 petani Banyuwangi Tanpa Syarat, Jaminan Kesehatan dan Kebutuhan Makanan Bergizi Gabti Rugi Sawah dan Tanah Korban Lapindo Tanpa Syarat.' Aksi yang sempat membingungkan wartawan karena isu yang diangkat terlalu global itu akhirnya bubar setelah 2 perwakilan menyerahkan petisi ke Polda Jatim.
(gik/asy)











































