Konvoi Motor ke 25 Universitas Tuntut SBY-JK Turun
Selasa, 20 Mar 2007 11:21 WIB
Jakarta - Jangan heran jika melihat serombongan motor membawa bendera Merah Putih di jalan raya. Mereka mahasiswa yang yang berdemo menuntut SBY-JK mundur. Breng.. breng.Selasa (20/3/2007) pagi, sekitar 50 mahasiswa sudah berkumpul di Universitas Kristen Indonesia, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat. Bukan untuk kuliah, melainkan persiapan demo model baru.Ya, model baru. Mereka enggan berteriak-teriak di istana atau di Gedung DPR/MPR seperti kebanyakan demo. Mereka berniat keliling 25 universitas di Jakarta seharian ini dengan genderang SBY-JK turun. Cara ini dipilih untuk mencari perhatian masyarakat."Jika dibilang ingin cari perhatian, kita ingin pola baru. Pemilihan 25 universitas ini berdasarkan pada letak universitas yang strategis dan searah sehingga cukup waktu," kata Humas Jarkot, Sapta, kepada detikcom di UKI Salemba, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (20/3/2007).Rencananya, konvoi ini akan diikuti sekitar 250 motor. Namun hingga pukul 10.30 WIB, baru 25 motor saja yang siap berangkat. Padahal, tepat pukul 11.00 WIB mereka akan segera bertolak dari UKI Salemba menuju YAI, Trisakti, Tarumanegara dan lainnya. Konvoi diperkirakan selesai pukul 18.00 WIB di Universitas Mpu Tantular, Jl. Cipinang Besar No. 2, Jakarta Timur.Untuk lebih menggaungkan aksi demo, peserta konvoi akan membawa bendera Merah Putih dan bendera Jarkot. Mereka tidak mengenakan helm, tapi mengenakan caping bertuliskan "Turunkan Harga beras, SBY-JK Turun", "Turunkan SBY-JK", dan "SBY-JK Omong Kosong".Setiap tiba di setiap universitas, mereka akan memberikan selebaran pada mahasiswa yang berisiakan ajakan untuk kembali bersama-sama merapatkan barisan menentang kebijakan SBY-JK.
(ana/nrl)











































