Siaga, Intensitas Gempa Gunung Talang Masih Berfluktuasi
Selasa, 20 Mar 2007 11:20 WIB
Padang -
Sejak statusnya dinaikkan menjadi siaga pada Sabtu (17/3/2007) pukul 18.00 WIB, hingga hari ini aktivitas vulkanik Gunung Talang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar) masih berfluktuasi. Dalam tujuh jam terakhir, gunung berketinggian 2.597 mdpl tersebut menimbulkan 1 kali gempa vulkanik dalam dan 4 kali gempa lokal. Sementara, gempa vulkanik dangkal dan semburan asap dari kawah gunung tidak ada."Siang ini, puncak gunung Talang relatif jauh lebih bersih dari kabut dibanding beberapa hari sebelumnya. Hal ini memudahkan kita melakukan pengamatan secara visual," ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Talang, Pardianto, kepada detikcom melalui telepon, Selasa (20/3/2007).Dikatakan Pardianto, sejauh ini pihak Pos Pemangamatan Gunung Talang masih melarang warga untuk melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari puncak gunung. Selain itu, aktivitas pendakian bagi pencinta alam juga sudah ditutup."Meski dinilai masih belum membahayakan, kita juga meminta warga untuk mewaspadai aliran sungai yang berasal dari gunung Talang untuk menghindari kemungkinan terjadinya longsor dan tumpahan material lainnya," ujarnya.Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Rosnini Savitri ketika dihubungi mengatakan pihaknya memiliki cukup stok masker untuk mengantisipasi kemungkinan timbulnya kabut asap dari gunung Talang. Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Sumbar, Ade Edward, mengungkapkan peningkatan status gunung api tersebut dipicu gempa berkekuatan 6,2 SR pada Selasa, 6 Maret lalu."Peningkatan aktivitas vulkanik gunung api akibat dipicu gempa kuat beberapa waktu lalu memang sudah kita prediksi sebelumnya. Oleh sebab itu, untuk menghindari berbagai kemungkinan buruk apabila aktivitas gunung api terus meningkat, diperlukan proses pemantauan dan evaluasi secara terus menerus," ungkap dia.
(yon/asy)










































