Tikus Beras Serbu Bulog Sulsel
Selasa, 20 Mar 2007 10:45 WIB
Makassar - Bulog menggelar operasi pasar beras hanya di pasar, padahal di pemukiman juga perlu. Protes dengan hal itu, ratusan warga Makassar mendatangi kantor Bulog Sulsel. Sejumlah tikus dilepas.Tikus-tikus yang dilepas langsung menyerbu masuk ke halaman kantor Bulog Sulsel Bulog Sulsel, Jl Andi Pettarani, Makkasar, Selasa (20/3/2007).Aksi dilakukan oleh Komite Perjuangan Rakyat Miskin (KPRM) yang tiba di lokasi sekitar pukul 10.30 Wita.Menurut KPRM, pelepasan tikus merupakan simbol masih banyak oknum Bulog Sulsel yang bertindak korup."Selama ini beras Bulog hanya diterima oleh pedagang karena operasi pasar hanya dilakukan di pasar. Dan pedagang tetap menjual beras kepada masyarakat dengan harga tinggi," ujar seorang pengunjuk rasa dalam orasinya.Mereka menuntut Bulog harusnya melakukan operasi pasar beras hingga pemukiman penduduk.Para pengunjuk rasa juga mengatakan, pedagang kerap menjual beras Bulog dengan karungan. Padahal, masyarakat miskin di Makassar hanya mampu membeli beras eceran.Massa KPRM juga mengusung sejumlah poster dan spanduk yang bertuliskan, "Rakyat lapar" dan "Rakyat butuh beras, bukan pilkada".Massa KPRM akhirnya diterima oleh Kepala Divisi Regional Bulog Sulsel Abdul Karim. Karena jumlahnya yang relatif sedikit, aksi ini tidak menimbulkan kemacetan lalu lintas di Jl Andi Pettarani.
(djo/sss)











































