PT RAPP Bantah Limbahnya Sebabkan 16 Orang Dirawat

PT RAPP Bantah Limbahnya Sebabkan 16 Orang Dirawat

- detikNews
Senin, 19 Mar 2007 22:12 WIB
Pekanbaru - PT Riau Andalan Pulp & Paper (RAPP) membantah penyebab 16 warga Desa Sering, Kecamatan Bangkalan Kerinci, dirawat di RS Polda Riau karena limbahnya. Sebab, instalasi pengolahan air limbah perusahaan itu dalam keadaan baik."Sejauh ini tidak ada masalah dengan instalasi pengolahan air limbah milik PT RAPP," ungkap Humas RAPP Nandik S seperti disampaikan pada detikcom, Senin (19/3/2007).Sebelumnya diberitakan, sebagian besar warga menderita gatal- gatal dan pembengkakan payudara setelah terkena air Sungai Kampar yang meluap. Direktur Walhi Riau Jhoni S Mundung kemudian menuduh penyebabnya adalah limbah dari RAPP.Bahkan Jhoni telah melaporkan dugaan pembuangan limbah sembarangan tersebut ke Polda Riau. Jhoni menuding RAPP harus dikenakan pasal pencemaran lingkungan. Lalu apa jawaban RAPP? Jelas perusahaan eksportir klorin tersebut membantah. Perlu penelitian mendalam untuk mengetahuinya kebenaran penyebab sakitnya warga karena limbah perusahaan tersebut. "Jika saudara-saudara kita merasa (sakitnya) akibat limbah RAPP, selayaknya dilakukan penelitian yang komprehensif," tandas Nandik. (aba/aba)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads