Bom Bunuh Diri Serang Konvoi Mobil Kedubes AS
Senin, 19 Mar 2007 18:15 WIB
Jakarta - Konvoi mobil Kedubes Amerika Serikat diserang bom bunuh diri di Kota Kabul, Afghanistan. Peristiwa ini terjadi kala barisan konvoi itu tengah melintas di jalanan. Saat itulah sebuah mobil tiba-tiba menabrakkan diri. Akibatnya beberapa staf Kedubes AS terluka, sedang 3 warga Afghanistan tewas."Ada kendaraan yang mencoba menabrak iring-iringan rombongan kedubes AS di Jalan Jalalabad. Beberapa orang terluka berat. Untungnya, dubes AS untuk Aghfanistan, Ronald Neumann tidak berada dalam iring-iringan tersebut," kata juru bicara Kedutaan Besar AS untuk Afghanistan, Joe Mellott seperti dilansir dari AFP, Senin (19/3/2007).Lebih lanjut dijelaskan Direktur Kementerian Kesehatan Publik Salam Jalali, 3 warga Afhghanistan yang terluka karena bom bunuh diri itu kini sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Jalali juga mengatakan 6 warga asing juga ikut terluka, namun belum diperoleh konfirmasi dari pihak Kedubes AS.Petugas penyelidikan dan seorang saksi mata mengatakan, dalam ledakan ini, seorang anak yang menjadi korban ikut dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans. Sementara seorang saksi mata warga Afghansistan yang sedang berjalan di lokasi kejadian waktu itu mengatakan bahwa pelaku bom bunuh diri datang dari arah yang berlawanan dengan iring-iringan kendaraan kedubes AS tersebut."Saya lihat seseorang terlempar dari salah satu kendaraan. Seorang anak Afghan terluka dan dibawa ke rumah sakit," ujar Esmatullah yang saat peristiwa ini terjadi persis berada di lokasi.Pihak berwenang langsung memasang police line di lokasi ledakan. Sementara kendaraan yang digunakan untuk bom bunuh diri kondisinya terbakar hingga hancur berkeping-keping selama satu setengah jam setelah serangan.Bom ini merupakan bom bunuh diri pertama yang terjadi di Kabul, setelah beberapa ledakan mematikan terjadi tahun lalu.
(nwk/ndr)











































