16 Orang Dirawat di RS Polda Riau, Diduga Kena Limbah PT RAPP

16 Orang Dirawat di RS Polda Riau, Diduga Kena Limbah PT RAPP

- detikNews
Senin, 19 Mar 2007 13:58 WIB
Pekanbaru - PT Riau Andalan Pulp & Paper (RAPP) diduga membuang limbah klorin ke Sungai Kampar. Akibatnya 16 orang warga Desa Sering, Kecamatan Pangkalan Kerinci, harus menjalani perawatan di RS Polda Riau.Sebagian besar warga menderita gatal- gatal dan pembengkakan payudara."Para kaum ibu badannya memerah berbintik-bintik seperti jerawat dan payudaranya membengkak. Sebagian besar, badannya seperti mengalami kurap," ujar Direktur Walhi Riau Jhoni S Mundung ketika dihubungi detikcom, Senin (19/3/2007).Mereka kini menjalani perawatan intensif di RS Polda Riau. Para korban masuk rumah sakit sekitar pukul 11.00 WIB, Senin ini. Dari 16 orang tersebut, 10 orang di antaranya adalah anak-anak. "Kondisi anak-anak lemas dan demam tinggi," tambah JhoniDalam kasus ini, Walhi akan melaporkan PT RAPP ke Polda Riau dengan pasal pencemaran lingkungan. Walhi memperkirakan hujan yang mengguyur Riau belakangan inilah yang membuat limbah PT RAPP meluap ke Sungai Kampar."Kami menduga kuat penyakit yang dialami warga ini merupakan limbah PT RAPP," tegasnya.Dugaan ini diperkuat dengan aktivitas PT RAPP yang memproduksi dan mengekspor klorin ke luar negeri. (gah/umi)


Berita Terkait