7 Orang Tewas Overdosis di Tulungagung
Senin, 19 Mar 2007 11:35 WIB
Tulungagung - Tingkat kematian akibat narkoba maupun minuman keras di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, cukup tinggi. Dalam tempo dua pekan, 7 nyawa melayang.Kenyataan itu diakui Humas RSU dr Ishak Tulungagung, Tri Widiyono Basuki. Kepada detikcom, Senin (19/3/2007), dia mengakui selama dua pekan ini pihaknya menerima pasien yang overdosis. "7 Orang memang meninggal dunia dan masih ada 8 yang dirawat," kata Tri Widiyono saat dihubungi melalui telepon.Sebagian besar, lanjut Tri Widiyono, korban overdosis yang dibawa ke rumah sakit kondisinya sudah cukup kritis dan tak sadarkan diri. "Seperti orang keracunan. Dari mulutnya mengeluarkan buih dan tubuhnya lemas dan panas," terangnya.Informasi yang dihimpun, kasus overdosis terjadi di Sumbergempol, Bago dan Ngantru, Tulungagung. Korban diantaranya, Khoirul Muklis, warga Desa Jabal Sari Kecamatan Sumber Gempol yang meregang nyawa Minggu 18 Maret dinihari setelah dirawat selama dua hari.Dua korban lainnya tewas Jumat lalu, yakni warga Bendil Jati Wetan Kecamatan Sumber Gempol, Ahmah Rofiq dan Ibnu Nita Candra. Mereka tewas setelah mengadakan pesta miras yang dicampur dengan obat sejenis leksotan. Usai pesta, satu persatu muntah-muntah hingga tak sadarkan diri.
(gik/umi)











































