Operasi Ogoh-ogoh Agung 2007 Libatkan 5.600 Polisi

Operasi Ogoh-ogoh Agung 2007 Libatkan 5.600 Polisi

- detikNews
Minggu, 18 Mar 2007 11:21 WIB
Jakarta - Menjelang Nyepi, sejak Jumat 16 Maret 2007 lalu Polda Bali mengadakan Operasi Ogoh-ogoh Agung untuk menjaga keamanan menjelang dan selama Hari Raya Nyepi. Bali pun menjadi pulau mati terhitung sejak tanggal 19 Maret 2007 pukul 06.00 Wita selama 24 jam hingga tanggal 20 Maret 2007 pukul 06.00 Wita. "Pada waktu tersebut dilarang ada yang berkeliaran di jalan-jalan di Bali," Kabid Humas Polda Bali AKBP Drs. A.S. Reniban, ketika dihubungi detikcom, Minggu (18/3/2007).Larangan tersebut karena umat Hindhu Bali pada pukul 06.00 Wita besok sudah mulai menjalani ibadah Catur Brata Penyepian yang meliputi amati geni (tidak menyalakan lampu atau api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak menikmati hiburan).Operasi Ogoh-ogoh Agung melibatkan 5.600 personel dibantu 25 ribu pecalang (polisi adat) dari ribuan banjar di Bali. Pola pengamanan yang dilakukan adalah preventive dan preemptive."Preventive sudah dimulai pada Jumat lalu, sejumlah polisi sudah disiagakan untuk berjaga-jaga di sejumlah pos yang tersebar di Bali. Preemptive-nya bekerjasama dengan seluruh pihak termasuk pecalang dan seluruh masyarakat agar menjaga ketertiban selama Hari Raya Nyepi," ujarnya.Toleransi pun diberikan oleh umat Islam di Bali dengan tidak menyalakan loud speaker pada jam tersebut saat azan. Bagi umat Kristiani, pada pukul 17.00 Wita hari ini sudah tidak ada kegiatan kebaktian. (nwk/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads