Kapal Rusak, 18 Siswa Perikanan Diselamatkan 2 KRI

Kapal Rusak, 18 Siswa Perikanan Diselamatkan 2 KRI

- detikNews
Sabtu, 17 Mar 2007 12:48 WIB
Ambon - Nasib apes menimpa 18 siswa Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Ambon. Kapal praktek yang ditumpangi mereka mengalami gangguan mesin di perairan Buru dan sempat terapung sejak, Kamis 15 Maret 2007.Ke 18 siswa beserta kapal Putilai yang digunakan untuk praktek kemudian diselamatkan 2 kapal patroli TNI AL, yakni KRI Kerapu dan KRI Wiratno pada Sabtu (17/3/2007) dinihari.Menurut Wakil Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut, Kolonel Marinir Toto Harjanto, ke 18 siswa SUPM itu mengalami musibah di tengah laut karena as propoler kapal patah, sehingga terapung-apung di Perairan Buru Selatan.Begitu mendapat laporan, kata Harjanto, dia memerintahkan KRI Kerapu dan KRI Wiratno, untuk melakukan penyelamatan. "Kita minta izin untuk menggunakan kedua kapal itu untuk menolong mereka. Kita mendapat petunjuk dari atas dan diperbolehkan. Kami melakukan tindakan penyelamatan dan penarikan kapal praktek itu," ujarnya.Patahnya as propeler, kata Harjanto, kemungkinan karena faktor kontrol yang kurang. "Mungkin awalnya kondisi mesin fit, namun setelah diperhadapkan dengan kondisi alam, propelernya tidak bisa berfungsi lagi, sehingga kapal tidak bisa bergerak," urainya.Sementara itu, salah satu orangtua siswa, Edi Tahalea, saat menunggui anaknya di Pelabuhan Lantamal Halong, Ambon, merasa sangat bersyukur anaknya dapat kembali dengan selamat.Dia sempat tidak bisa memejamkan matanya karena cemas memikirkan anaknya yang lagi praktek, Hepsi Tahalea. "Saya dengar kapal praktek anak saya mengalami gangguan mesin. Makanya saya cemas dan tidak bisa tidur. Syukur dapat ditolong kapal TNI AL," ujar Edi. (han/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads