Jelang Nyepi, Umat Hindu di Bali Gelar Melasti

Jelang Nyepi, Umat Hindu di Bali Gelar Melasti

- detikNews
Jumat, 16 Mar 2007 23:54 WIB
Denpasar - Menjelang hari raya Nyepi tahun baru saka 1929 umat Hindu di Bali menggelar upacara Melasti. Upacara ini dilakukan sebagai pembersihan alam semesta. Upacara Melasti ini pada umumnya digelar 3 hari menjelang hari raya Nyepi. Waktu pelaksanaan Melasti untuk tiap desa pun berbeda-beda. Dan para penduduk biasanya menggelar upacara ini di pantai, danau, ataupun di sungai.Namun pada umumnya mereka menggelar upacara ini di pantai. Dan pelaksanaan Melasti di sungai ataupun danau lazim dilakukan di desa yang tidak memiliki pantai dan berada di pedalaman.Melasti tampak ramai di beberapa pantai seperti di Pantai Kuta, Pantai Serangan, Denpasar dan Pantai Lebih, Gianyar. Pada ritual Melasti ini umat HIndu membawa aneka sesaji dan senjata para dewa yang diarak dari desa kemudian setelah persembahyangan dilarung ke pantai.Kerapa kali disela-sela persembahyangan ada beberapa umat Hindu yang kerasukan sampai menusukkan keris ke dadanya. Upacara Melasti ini pun seperti biasanya banyak dijadikan bahan tontonan turis asing maupun lokal.Melasti yang diikuti ribuan warga dari tiap desa ini, tak urung menyebabkan kemacetan panjang di sekitar lokasi menuju pantai. Banyak diantara warga ketika menuju lokasi berjalan kaki, mengendarai motor, dan ada juga yang mennggunakan mobil pribadi maupun truk.Usai melakukan melasti umat Hindu kemudian menggelar upacara pengerupukan guna menetralisir alam semesta dari Bhuta Kala atau roh jahat. Upacara pengerupukan ini biasanya dilakukan pada H-1 hari Nyepi.Upacara pengerupukan ini dimeriahkan dengan pawai ogoh-ogoh yaitu patung raksasa, berupa berbagai bentuk yang diarak keliling desa. Ogoh-ogoh tidak hanya di buat para pemuda di balai desa saja untuk pawai. Tapi juga untuk di pajang di depan hotel. seperti tampak di Hotel Mercure dan menjadi perhatian para wisatawan. (gds/ndr)


Berita Terkait