SBY-JK Republik Mimpi Temui Pengungsi Lapindo
Jumat, 16 Mar 2007 15:32 WIB
Sidoarjo - Presiden dan Wakil Presiden Republik Mimpi Si Butet Yogya (SBY) dan Jarwo Kwat (JK) mengunjungi pengungsi lumpur Lapindo di Pasar Baru Porong Sidoarjo, Jumat (15/3/2007). Mereka ingin mengetahui nasib dan keluhan dari pengungsi secara langsung.Mereka sempat berdialog dengan beberapa pengungsi. Salah satunya dengan Ibu Siti Rahmawati, warga Perum Tanggulangin Anggun Sejahtera (Perum TAS). Sambil menangis, dia mengeluhkan nasibnya selama di pengungsian kepada SBY.Ibu Siti juga menunjukkan kepada SBY nasi bungkus yang tidak layak dimakan oleh pengungsi. Menurutnya, Lapindo Brantas Inc, selaku perusahaan pengeboran yang menyebabkan semburan lumpur, sangat tidak bertanggung jawab.Makanya dia meminta SBY untuk membantu mereka agar Lapindo memberikan ganti rugi kepada mereka. "Agar kami nantinya bisa hidup normal dan layak," ujarnya.Usai berdialog, Ibu Siti langsung jatuh pingsan. Dia tidak kuat menahan perasaankarena terlalu lama mengalami penderitaan di pengungsian.SBY-JK didampingi Effendi Ghazali dan Gus Pur yang merupakan tokoh bangsa Republik Mimpi, serta ahli komunikasi Unair Surabaya Suko Widodo yang juga sebagai pakar spritual Republik Mimpi.Sebelum ke pengungsian, rombongan Republik Mimpi mengunjungi kompleks Perum TAS. Mereka melihat secara langsung 5 rumah warga yang sudah habis ditenggelamkan oleh lumpur.Effendi Ghazali kepada wartawan mengatakan, acara parodi politik yang tayang di Metro TV ini sengaja mengambil tema di tempat pengungsian, karena ingin mengetahui perkembangan masalah korban luapan lumpur. "Kasus ini terjadi tarik-menarik antara berbagai kepentingan," ujarnya.
(mar/sss)











































