Senpi Ditarik Jika Polisi Punya Masalah Pribadi
Jumat, 16 Mar 2007 14:09 WIB
Jakarta - Efektivitas pengawasan penggunaan senjata api di kalangan Polri akan diperketat. Pengecekan ulang siap digelar lagi. hal ini dipicu maraknya kasus-kasus penyalahgunaan senjata api oleh anggota polisi."Kalau terkait ada penyalahgunaan senpi ya ditarik, semua berlaku di lingkungan Polri," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes I Ketut Untung Yoga Ana di Mapolda Metro Jaya, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (16/3/2007).Untung mengatakan, dalam prosedur pemberian senpi kepada anggota Polri harus disesuaikan dengan kepentingan tugasnya. Selain itu juga harus lewat serangkaian tes. Setiap 6 bulan sekali yang bersangkutan juga dievaluasi."Atasan langsung setiap saat tahu bahwa kalau ada masalah pribadi yang menimpa anggotanya terkait masalah, senpi itu akan ditarik," ujarnya.Dijelaskan Untung, setelah lulus tes, anggota Polri akan mendapat rekomendasi dari atasan langsung. Kemudian bagian Propam melakukan pengawasan. Setelah mendapat pengawasan, bagian logistik menyediakan senpi bagi anggota Polri."Jadi semuanya sudah diatur. Peluru juga diatur sesuai dengan tugasnya. Ada jatah-jatahnya untuk masing-masing tugas," kata dia.
(umi/nrl)











































