Obat Bius Lumpuhkan ABK Kapal
Jumat, 16 Mar 2007 13:30 WIB
Jakarta - Suyanto terhuyung-huyung dan jatuh terjerembab ketika turun di terminal bus Tanjung Priok untuk meneruskan perjalanan ke pelabuhan. Seharian dia tak sadarkan diri.Pria 24 tahun ini tentunya pingsan bukan karena takut mabuk laut di pelabuhan. Sebab profesinya adalah seorang anak buah kapal (ABK) kapal ikan.Belakangan ia diketahui dibius oleh orang tak dikenal lewat minuman yang ditawarkan pada Suyanto pada Kamis 15 Maret 2007. Ia baru tersadar Jumat (16/3/2007) siang ini."Saya tidak tahu. Tiba-tiba dikasih minuman. Agak pahit manis gitu. Langsung semaput," cerita Suyanto di pembaringan UGD RSUD Koja, Jl Cijampea Raya, Koja, Jakarta Utara.Untung ada polisi yang menyelamatkan dirinya. Dia pun dilarikan ke RSUD Koja untuk mendapat pertolongan pertama.Suyanto mengaku dibius ketika naik bus jurusan Lebak Bulus - Tanjung Priok. Ia baru saja pulang dari kampungnya di Subang, Jawa Barat.Akibat pembiusan itu, HP Nokia N70 miliknya digasak pembius. Dompet beserta duitnya Rp 100.000 pun ikut raib."Dari Subang ke Priok naik bus dari Lebak Bulus. HP hilang, duit ludes," sesal Suyanto sambil memegangi tangannya yang masih diinfus.Saat ini, kondisinya masih antara sadar dan tidak sadar. Bicaranya masih meracau dan tatapan matanya menerawang tak menentu. Hanya kemeja kotak-kotak biru dan celana jinsnya yang melekat.Menurut dokter yang merawat, Suyanto diduga dibius dengan pil anjing yang dilarutkan dalam minuman."Dari keampuhannya, biasanya jenis yang dipakai pil anjing atau benzo deazepin. Jenis itu memang dijual bebas di pasaran," jelas dokter jaga UGD Dr Hermansyah ketika dikonfirmasi.
(Ari/sss)











































