Sekutu Arroyo Tewas Ditembak
Kamis, 15 Mar 2007 16:31 WIB
Manila - Sekutu politik Presiden Filipina Gloria Arroyo tewas ditembak beberapa pria bersenjata. Bai Omalhair-Salendab, perempuan berusia 45 tahun itu, tewas seketika dalam serangan di wilayah Filipina selatan.Suami dan sopirnya juga tewas dalam peristiwa itu. Keduanya tewas dalam perjalanan ke rumah sakit.Salendab tewas setelah terkena tembakan dua kali di kepala. Para penyerang beraksi ketika mobil yang dinaiki ketiga korban berhenti untuk mengisi bensin di dekat kota Shariff Aguak di Pulau Mindanao. Demikian diberitakan kantor berita AFP, Kamis (15/3/2007).Keluarga Salendab adalah pendukung setia Presiden Arroyo dan merupakan anggota partai politik Arroyo. Salendab sedang mencalonkan diri untuk menjasi walikota di Kota Paglat. Menurut kepolisian, pembunuhan itu mungkin dilakukan oleh para rivalnya.Pembunuhan tokoh politik bukan hal asing menjelang pemilihan umum di Filipina. Pada Mei mendatang akan digelar pemilihan wilayah, termasuk Kota Paglat yang akan memilih walikotanya.Pada Desember 2006 lalu, anggota legislatif Luis Bersamin yang juga sekutu Arroyo, ditembak hingga tewas di luar gereja di Manila. Sepupunya, James Bersamin, dibunuh sebulan sebelumnya.
(ita/nrl)











































