Digoyang Gempa, Para Pedagang Pontang-panting Keluar Pasar

Digoyang Gempa, Para Pedagang Pontang-panting Keluar Pasar

- detikNews
Kamis, 15 Mar 2007 11:08 WIB
Ambon - Gempa berskala 5,4 SR di Labuha, Maluku Utara, benar-benar membuat masyarakat panik. Bahkan puluhan pedagang di Pasar Labuha lari pontang-panting meninggalkan barang dagangannya."Gempa, gempa!" teriak para pedagang dan pembeli di pasar tradisional tersebut, Kamis (15/3/2007).Mereka berlarian menuju pinggir jalan. Alhasil sepanjang pinggiran Jalan Raya Labuha semakin disesaki warga. Bahkan sekitar 1 jam setelah gempa mengguncang pukul 10.34 WIT, kendaraan-kendaraan masih belum berani melintas.Warga di sekitar Pesisir Pantai Labuha juga panik, sehingga mereka keluar rumah. Meski demikian belum ada warga yang mengungsi ke daerah lain.Gempa ini juga membuat dinding SD Inpres II dan SD Negeri I Labuha retak. Para siswa pun dipulangkan lebih awal. Bahkan orangtua siswa yang panik langsung menjemput para siswa.Ratusan masyarakat pun tetap memantau kondisi air laut. Mereka khawatir adanya gelombang pasang. Namun seorang aktivis LSM yang di sekitar pantai, Joseph Renleuw, mengatakan air laut tetap tenang."Tidak ada riak ataupun gelombang pasang," ujar Joseph kepada detikcom.Meskipun gempa mengguncang Kota Labuha cukup kuat, namun gempa tidak dirasakan di Ternate, tetangga Labuha. "Skala intensitasnya tidak dirasakan di Ternate," kata Warsita, staf Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Ternate yang dihubungi detikcom per telepon. (nvt/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads