DetikNews
Rabu 14 Maret 2007, 12:47 WIB

Mantan Walikota Solo Divonis 1 Tahun 3 Bulan Penjara

- detikNews
Solo - Mantan Walikota Surakarta, Slamet Suryanto, divonis hukuman penjara 1 tahun 3 bulan oleh majelis hakim PN Surakarta. Slamet dinyatakan terbukti turut serta melakukan tindak pidana korupsi uang negara dalam pembangunan balaikota Surakarta. Sidang yang dipimpin Hakim Ketua Pragsono SH, Rabu (14\/3\/2007) memutuskan Slamet Suryanto terbukti tutut serta melakukan tindak pidana korupsi dalam rehabilitasi gedung Balaikota Surakarta tahun 2003. Dalam proyek itu, Slamet yang saat itu menjabat Walikota juga menjadi penanggung jawab proyek. Disebutkan bahwa dari 16 item proyek yang harus dikerjakan, dalam kenyataannya ada 5 item proyek yang tidak dikerjakan namun seolah-olah dikerjakan dan dimintakan pembayarannya kepada APBD Kota Surakarta tahun 2003 dengan tanda tangan Slamet Suryanto, sebesar Rp 981.734.217. Berdasarkan Pasal 3 juncto 18 UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 juncto Pasal 65 ayat 1 KUHP, Slamet divonis hukuman satu tahun tiga bulan penjara dan membayar denda RP 50 juta serta biaya perkara Rp 5 ribu. Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum menuntut Slamet dengan hukuman empat tahun penjara, membayar denda RP 50 juta dan mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 500 juta. Slamet Suryanto yang menjabat walikota Surakarta tahun 2000-2005 itu menolaknya dan langsung menolak vonis dan menyatakan banding. Penolakan Slamet itu langsung oleh teriakan puluhan pendukung Slamet yang sejak awal telah memenuhi ruang sidang. Seusai sidang Slamet langsung meninggalkan PN Surakarta dan tidak bersedia menjawab pertanyaan wartawan. Dia keluar dengan pengawalan ketat beberapa pemuda berseragam coklat tua dan langsung dimasukkan ke mobil. \\\"Bapak akan langsung pulang ke rumah dulu,\\\" ujar Dimas Sekti, anak lelaki Slamet.


(mbr/asy)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed