SBY Ajak Masyarakat Indonesia Melek Digital

SBY Ajak Masyarakat Indonesia Melek Digital

- detikNews
Rabu, 14 Mar 2007 12:37 WIB
Denpasar - Jumlah Masyarakat Indonesia yang buta huruf hanya 10 persen. Kini di zaman informasi, masyarakat Indonesia diajak agar tidak hanya melek huruf tetapi juga melek digital. Demikian disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat membuka Konferensi Menteri-Menteri Pendidikan se-Asia Tenggara (SEAMEO) di Bali International Convention Centre (BICC), Nusa Dua, Bali, Rabu (14/03/2007). "Setelah kemerdekaan tahun 1945 lebih dari 90 persen orang Indonesia buta huruf tetapi sekarang sudah di bawah 10 persen. Tantangan yang dihadapi sekarang adalah bagaimana masyarakat tidak hanya sekadar melek huruf tetapi juga melek digital," kata Susilo. Susilo memberikan kiat untuk meningkatkan kemampuan masyarakat di bidang teknologi digital, yaitu tidak dengan memberikan uang secara langsung kepada masyarakat."Salah satu kunci melek digital adalah dengan melakukan riset dan aktivitas penelitian dan pengembangan," ujarnya. Pada konferensi ini, Mendiknas Bambang Sudibyo juga meluncurkan program aplikasi teknologi informasi dan teknologi (ICT) di bidang pendidikan. Tujuannya adalah untuk memperkuat akses, peningkatan pemerataan dan mutu pendidikan. "Dengan ICT, daerah-daerah terpencil juga bisa mengakses pendidikan yang bermutu," ujarnya. Depdiknas telah membangun ICT untuk sistem informasi pengawasan, sistem informasi barang milik negara, sistem keuangan, TV Edukasi, Jaringan Pendidikan nasional ICT untuk SMP/SMA, dan sistem informasi untuk pendidikan tinggi di 55 Perguruan Tinggi di Indonesia. "ICT bagi Indonesia sangat vital karena bisa mengejar ketertinggalan dari negara yang maju, seperti Singapura, Jepang dan Australia," demikian Mendiknas. (gds/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads