Mental Polisi Harus Dibenahi

Anggota DPR:

Mental Polisi Harus Dibenahi

- detikNews
Rabu, 14 Mar 2007 11:47 WIB
Jakarta - Penembakan Wakapolwiltabes Semarang AKBP Lilik Purwanto oleh anak buahnya, Briptu Hance, menunjukkan Polri tidak berhasil membina mental dan disiplin prajuritnya. Kejadian paling gres ini harus dijadikan pelajaran untuk memperbaiki sistem dan kurikulum pendidikan Polri secara komprehensif."Kejadian polisi menembak polisi tidak hanya kali ini. Yang terbaru anak buah berani penembak atasan. Kalau sama atasannya berani, bagaimana kepada rakyat? Ini harus diperbaiki, seluruh sistem di polisi," kata anggota Komisi III DPR Bahrudin Nasori di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (14/3/2007).Politisi PKB ini tidak habis pikir dengan ambruknya mental para polisi. Padahal anggaran kepolisian saat ini sudah cukup besar. Karena itu, tidak ada alasan bagi aparat untuk tidak memperbaiki kinerjanya."Polisi harus lebih profesional lagi, karena anggaran besar itu dimaksudkan untuk pelayanan di masyarakat menjadi lebih maksimal," katanya.Sebetulnya, imbuh Bahrudin, contoh baik polisi sudah ditunjukkan Kapolri Jenderal Pol Sutanto. Dia pun meminta Kapolri menindak tegas anak buahnya yang memiliki kecenderungan melawan atasan mengingat polisi kini dibekali senjata."Polisi itu kan dikasih senjata, karena itu dia harus bisa menjaga diri dan mentalnya. Kalau ada kecenderungan melenceng harus ditindak, karena membahayakan," tegas dia.Baharudin menduga tindakan indisipliner dari polisi yang marak belakangan ini disebabkan rekrutmen yang masih menggunakan sistem sogok. Karena itu ke depan sistem rekrutmen harus dibersihkan aksi sogok menyogok."Jangan-jangan yang menembak ini masuknya dulu pakai sogok, karena tidak dites secara profesional. Ke depan harus bersih," tegas Bahrudin. (umi/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads