Polisi Dar Der Dor Bak Koboi Akibat Salah Asuhan

Polisi Dar Der Dor Bak Koboi Akibat Salah Asuhan

- detikNews
Rabu, 14 Mar 2007 11:31 WIB
Jakarta - Aksi Briptu Hance menembak Wakapolwiltabes Semarang AKBP Lilik Purwanto terjadi karena pola kepemimpinan yang masih berorientasi militer. Selain itu, ada yang salah dalam model pembinaan di Polri. Bak salah asuhan."Ini masalah kepemimpinan, orientasinya masih orientasi TNI, yakni loyalitas ke atas. Artinya seorang bawahan harus loyal ke pimpinannya. Jika seperti ini, yang akan muncul adalah keterpaksaan, bukan kesadaran," kata pengamat polisi Bambang Widodo Umar kepada detikcom Rabu (14/3/2007).Guru Besar Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) ini melihat, model kepemimpinan seperti itu sangat cocok untuk TNI. "Militer no problem, karena mereka berhadapan dengan musuh. Tapi kalau Polri tidak bisa, karena dia berhadapan dan bekerja untuk masyarakat," ujar Bambang.Untuk itu perlu ada dukungan dari atasan ke bawahan, dan juga sebaliknya. "Karena bukan kesadaran yang ditumbuhkan, makanya jika ada perintah yang dinilai seenaknya, dia akan memberontak. Pemberontakan itu ya dengan senjata," papar Bambang.Masalah lainnya lagi, kata Bambang, adalah pembinaan. Selama ini pembinaan masih bersifat kelompok saja. "Yang malas dibiarkan saja, dan yang rajin diberi tugas terus. Makanya timbul kecemburuan," jelasnya.Begitu juga dengan soal penempatan personel. Di Polri dikenal ada kesatuan basah dan kesatuan yang kering. "Tidak ada pemerataan dalam jenjang karir, terutama dalam penempatan personel," ucap Bambang.Selama ini pengembangan karir di polisi tidak pada rel yang benar. "Tidak ada kejelasaan pengembangan karir di polisi. Standarnya sudah ada, tapi yang berjalan justru like or dislike. Bukan karena catatan atau kondite personel. Ini yang harus dibenahi," pungkasnya. (mar/sss)


Berita Terkait